Berita

Bantu Korban Banjir, Dapur Umum di Kediaman Bakhtiar Ahmad Sibarani Dibuka Setiap Hari

8
×

Bantu Korban Banjir, Dapur Umum di Kediaman Bakhtiar Ahmad Sibarani Dibuka Setiap Hari

Sebarkan artikel ini
Bantu Korban Banjir, Dapur Umum di Kediaman Bakhtiar Ahmad Sibarani Dibuka Setiap Hari

Barus,Tapanuli Tengah —Kabarnusa24.com) Di tengah suasana duka dan proses pemulihan pascabencana banjir serta longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), kepedulian berbagai pihak terus mengalir. Salah satu dukungan besar datang dari mantan Bupati Tapteng periode 2017–2022, Bakhtiar Ahmad Sibarani, yang membuka dapur umum di rumah pribadinya dan memastikan operasionalnya setiap hari tanpa henti hingga kondisi masyarakat kembali pulih.6/12/2025)

Sejak hari pertama bencana, aktivitas di dapur umum tersebut tak pernah sepi. Puluhan relawan terlihat bekerja mulai pagi hingga malam, menanak nasi, memasak lauk, menyiapkan air panas, hingga membungkus makanan untuk dibagikan kepada warga yang terdampak. Suasana dapur umum tampak tertata dan terkoordinasi, dengan pasokan bahan makanan yang terus dipenuhi agar distribusi bantuan tidak terputus.
Bantu Korban Banjir, Dapur Umum di Kediaman Bakhtiar Ahmad Sibarani Dibuka Setiap Hari
Koordinator lapangan menjelaskan bahwa instruksi dari Bakhtiar jelas dan tegas: dapur umum harus terus berjalan tanpa melihat hari libur atau cuaca. “Beliau meminta agar kegiatan ini dibuka setiap hari sampai situasi masyarakat benar-benar aman dan kebutuhan pangan tersalurkan. Tidak ada batas waktu, tidak ada istilah tutup sebelum warga pulih,” ujarnya.

Dapur umum ini tidak hanya melayani warga yang datang langsung ke lokasi, tetapi juga mengirimkan makanan ke beberapa titik pengungsian serta desa-desa yang aksesnya masih terhambat lumpur dan jalan rusak. Tim relawan memanfaatkan kendaraan pick-up serta motor untuk menjangkau lokasi yang sulit.

Warga yang menerima bantuan mengaku sangat terbantu dengan beroperasinya dapur umum tersebut. Di tengah kondisi listrik padam, air sulit, dan banyak rumah yang masih tertutup material banjir, keberadaan makanan siap saji memberikan kekuatan moral dan fisik bagi mereka yang sedang berusaha bangkit.

“Di saat kami masih belum bisa memasak di rumah karena kondisi belum memungkinkan, bantuan makanan dari dapur umum ini sangat berarti. Setiap hari ada yang datang mengantar. Kami merasa tidak sendirian,” ujar salah satu warga.

Pembukaan dapur umum di rumah pribadi mantan bupati ini menjadi bentuk solidaritas yang menonjol di tengah masa-masa sulit Tapteng. Selain pemenuhan kebutuhan dasar, kehadiran tokoh lokal seperti Bakhtiar dinilai memberi semangat baru bagi masyarakat yang sedang berjuang memulihkan kehidupan mereka.

Hingga kini, dapur umum tersebut dipastikan tetap beroperasi dengan kapasitas penuh. Relawan menyebutkan bahwa mereka telah menyiapkan sistem logistik yang cukup kuat untuk bertahan hingga kondisi Tapteng kembali kondusif dan distribusi pangan normal seperti sediakala,tutupnya mengahiri.

(Hasanuddingulo)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin