SIBOLGA –Kabarnusa24.com)Di tengah keterbatasan anggaran dan minimnya biaya pendistribusian, kepedulian terhadap anak-anak yatim di Kota Sibolga tetap menjadi prioritas. Hal tersebut ditegaskan oleh HM Jamil Z TM, Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga, yang terus berjuang memastikan bantuan bagi anak-anak yatim tetap tersalurkan.Senin, 29 Desember 2025
HM Jamil Z TM menyampaikan bahwa kendala biaya tidak seharusnya menjadi penghalang bagi siapa pun untuk berbagi dan peduli terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian lebih. Menurutnya, keberpihakan kepada masyarakat kecil merupakan tanggung jawab moral yang melekat pada diri seorang wakil rakyat.
“Memang tidak ada biaya untuk mendistribusikan bantuan anak yatim ini ke Kota Sibolga. Namun kami tetap hadir untuk menjemput bantuan tersebut. Walaupun kami tahu, tetap dibutuhkan dana agar bantuan itu bisa sampai ke Rumah Yatim Amal Beringin,” ungkap HM Jamil Z TM.
Bantuan tersebut rencananya akan disalurkan ke Rumah Yatim Amal Beringin, yang beralamat di Jalan KH Dahlan Nomor 49, Gang Majid, Kota Sibolga. Proses penjemputan bantuan dilakukan sebagai bentuk keseriusan agar bantuan tidak terhenti hanya karena persoalan teknis dan biaya operasional.
Sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga, HM Jamil Z TM menegaskan bahwa kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat tidak boleh sebatas pada fungsi legislasi dan pengawasan, tetapi juga harus diwujudkan dalam aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia menilai bahwa anak-anak yatim merupakan kelompok yang sangat membutuhkan perlindungan dan perhatian berkelanjutan, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Oleh karena itu, keterlibatan semua pihak, baik pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha, maupun masyarakat luas sangat dibutuhkan.
HM Jamil Z TM juga mengajak para dermawan dan pihak-pihak yang memiliki kemampuan untuk ikut ambil bagian dalam gerakan kemanusiaan ini, agar pendistribusian bantuan dapat berjalan secara berkesinambungan dan menjangkau lebih banyak anak yatim di Kota Sibolga.
“Bantuan sekecil apa pun akan sangat berarti bagi mereka. Yang terpenting adalah niat tulus dan komitmen untuk terus peduli,” tambahnya.
Ia berharap, semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat terus terjaga di tengah masyarakat.
Menurutnya, kepedulian terhadap anak-anak yatim bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga tertentu, melainkan tanggung jawab bersama sebagai sesama manusia.
Dengan langkah ini, HM Jamil Z TM menegaskan komitmennya untuk terus hadir, berjuang, dan mengawal kepentingan masyarakat, khususnya anak-anak yatim, agar tetap mendapatkan perhatian dan hak-hak yang layak,tutupnya.
(Hasanuddingulo)







