Bekasi, 30 Maret 2026 – Kabarnusa24.com
Dinamika politik desa mulai menghangat menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Jayasakti periode 2026–2034.
Sejumlah figur mulai bermunculan, salah satunya Rian Hafis Fauzi, sosok pemuda yang dikenal aktif dalam berbagai kelembagaan pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan.
Rian Hafis Fauzi dinilai sebagai figur muda dengan pengalaman organisasi yang cukup matang.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Muaragembong serta terlibat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayahnya.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memahami kebutuhan masyarakat serta tantangan pembangunan desa.
Dengan latar belakang tersebut, Rian Hafis Fauzi menyatakan kesiapannya untuk mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Jayasakti periode 2026–2034.
Ia berkomitmen menghadirkan kepemimpinan yang responsif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Pengalaman saya di organisasi menjadi pembelajaran penting untuk memahami kebutuhan masyarakat. Saya ingin berkontribusi lebih luas dalam pelayanan dan pembangunan Desa Jayasakti,” ujar Rian Hafis Fauzi.
Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta keterlibatan generasi muda dalam proses pembangunan.
Rian Hafis Fauzi juga menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan yang merata di seluruh wilayah Desa Jayasakti, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang efektif dan transparan.
Selain itu, ia juga berencana memperkuat peran pemuda sebagai motor penggerak pembangunan desa.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan generasi muda menjadi kunci dalam mewujudkan Desa Jayasakti yang lebih maju dan mandiri.
Munculnya Rian Hafis Fauzi sebagai figur muda dalam kontestasi Pilkades Jayasakti mulai menarik perhatian masyarakat.
Semangat perubahan yang diusungnya diharapkan dapat membawa warna baru dalam pembangunan desa ke depan.







