Nasional

Wujud Kepedulian Wamen Viva Yoga ke Masyarakat melalui Pembangunanan Infrastruktur Trans Lokal Di Papua

9
×

Wujud Kepedulian Wamen Viva Yoga ke Masyarakat melalui Pembangunanan Infrastruktur Trans Lokal Di Papua

Sebarkan artikel ini
Wujud Kepedulian Wamen Viva Yoga ke Masyarakat melalui Pembangunanan Infrastruktur Trans Lokal Di Papua

Foto : Biro Humas KemenTrans

JAKARTA, KABARNUSA24.COM || Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengungkapkan telah melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Transmigrasi Prafi, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Di Prafi selain melakukan sambung rasa dengan masyarakat dan kepala suku juga meninjau rehabilitasi dan pembangunan toilet sekolah.

Ungkapan demikian disampaikan Viva Yoga saat memberi sambutan ‘Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah’ (Musrenbang RKPD) dan Otonomi Khusus Tahun 2027 Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat, Rabu (06/05/26).

Hadir dalam acara itu Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Vernando Wanggai, Bupati Manokwari Hermus Indou, Wakil Bupati Manokwari Mugiyono, dan para jajaran apparat pemerintah daerah di kabupaten itu.

Lebih lanjut Viva Yoga dalam sambutan yang disampaikan secara ‘zoom’ mengatakan Kementerian Transmigrasi (Kementrans) merealisasikan program kerjanya lewat lima program unggulan yakni, Trans Tuntas, Trans Patriot, Trans Gotong Royong, Trans Karya Nusa, dan Trans Lokal. “Untuk program transmigrasi di Papua, Kementrans fokus pada Trans Lokal”, ujar Wamen Viva Yoga.

BACA JUGA:  *Kehadiran Menteri AHY sebagai Lulusan Terbaik Berikan Semangat bagi Siswa SMA Taruna Nusantara* Magelang – Setelah lulus 27 tahun lalu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali ke SMA Taruna Nusantara, Kabupaten Magelang sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Senin (02/09/2024). Kehadirannya menjadi momen berharga bagi segenap pengajar dan siswa SMA Taruna Nusantara. Sejumlah siswa pun antusias memberikan kesan dan pesan kepada Menteri AHY yang menjadi Lulusan Terbaik SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-5. “Untuk Pak Menteri AHY, terima kasih atas pemaparan hari ini, saya jadi lebih bersemangat lagi untuk belajar dan menggapai cita-cita, semoga suatu saat nanti saya menjadi sukses seperti bapak. Saya mendapatkan bahwa kita harus keluar dari zona nyaman agar kita berkembang lebih jauh lagi, mengembangkan soft skill lagi, setiap hari kita harus menjadi yang lebih baik,” ujar Syifa, seorang siswi yang berasal dari Banda Aceh. Hal yang sama disampaikan oleh Timmoty. Ia mengatakan bahwa pengalaman yang diceritakan Menteri ATR/Kepala BPN memotivasinya untuk terus belajar dan bekerja keras. “Setelah mendengarkan Pak Menteri AHY, saya akan bekerja keras dengan kerendahan hati dalam melakukan segala pekerjaan. Teruslah berjuang Pak, sampai menjadi presiden,” pungkas siswa yang berasal dari Jakarta ini. Sebagai menteri pertama lulusan SMA Taruna Nusantara, Menteri AHY menjadi sosok penuh dedikasi dalam usahanya dan bertekad kuat dalam pandangan para siswa yang mendengarkan ceramahnya. Dalam kesempatan “Jumpa Tokoh Nasional” ini, Menteri AHY memberikan ceramah pembekalan kepada 1.099 siswa/siswi SMA Taruna Nusantara Angkatan 33, 34, dan 35. “Dream big, work hard and never give up. Semua bisa berbuat yang terbaik. Kita senantiasa melakukan transformasi sekaligus kita berupaya untuk terus meningkatkan kapasitas diri kita. Oleh karena itu, sudah tepat jika SMA Taruna Nusantara ini mencetak, mendidik para calon patriot bangsa yang memiliki cita-cita mulia,” ujar Menteri AHY di SMA Taruna Nusantara, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Menteri AHY berpesan agar seluruh siswa menerapkan nilai-nilai sebagai generasi unggul penerus bangsa. Nilai tersebut antara lain Keberanian dan Percaya Diri; Komunikasi dan Kesopanan; Berpikir Kritis dan Kreativitas; Kompetitif dan Kolaborasi; serta Komitmen dan Konsistensi. Pada kunjungannya di SMA Taruna Nusantara ini, Menteri AHY didampingi oleh Pembina IKAWATI ATR/BPN, Annisa Pohan Yudhoyono; beberapa Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah dan sejumlah Kepala Kantor Pertanahan. Turut hadir, Pj. Bupati Magelang beserta Forkopimda setempat. (YS/PHAL) #AHYMenteriATR #KementerianATRBPN #MelayaniProfesionalTerpercaya #MajuDanModern #MenujuPelayananKelasDunia #SetiapKitaAdalahHumas #SetiapKitaAdalahAmbassador Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional

Trans Lokal menurut Viva Yoga bertujuan untuk mengurangi ketimpangan sosial dan mencegah konflik sosial dan memastikan penduduk lokal memiliki kesempatan yang sama dalam mengikuti program pembangunan, juga untuk meningkatkan kualitas hidup warga lokal dan memperkuat kohesi sosial penduduk yang berdomisili di dalam kawasan transmigrasi. “Kita dorong transmigran lokal sebagai motor penggerak pembangunan”, ujar Wamen.

Di Tahun 2025, Kementrans sudah melakukan Trans Lokal di beberapa kawasan seperti di Rempang Kota Batam Kepulauan Riau (504 KK), Pulau Nibung dan Sungai Baru Kabupaten Sukamara Provinsi Kalimantan Tengah (290 KK), Keladen Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur (50 KK), Tanjung Bunga Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara (55 KK), Taramanu Tua Kabupaten Polman Provinsi Sulawesi Barat (65 KK), Kotakawau Kabupaten Sumba Timur Provinsi NTT (50 KK), Lagading Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan (110 KK), Torire Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah (35 KK), Waleh Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara (50 KK), dan Domande Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan (100 KK).

Di Tahun 2026 Trans Lokal hanya ada di 3 kawasan yakni di Batam, Poso, dan Halmahera Tengah. “Untuk Pulau Papua tahun ini tidak ada Trans Lokal. Dalam Musrenbang RKPD ini bisa jadi ada aspirasi perencanaan Trans Lokal di Manokwari yang kemudian menjadi rekomendasi”, ujarnya.

Meski demikian ditegaskan ketika menyediakan kawasan transmigrasi, pemerintah daerah harus menyediakan lahan dengan status ‘clean and clear’ dari tumpang tindih dengan lahan pihak lain. “Tidak boleh tumpang tindih dengan lahan kawasan lain. Bila terbukti sudah ‘clean and clear’, Tim Kementrans akan melakukan penilaian”, paparnya.

Dalam Musrenbang RKPD, Viva Yoga menyatakan senang Kementrans telah hadir di Tanah Papua. “Kementrans bersama dengan para tokoh, kepala suku dan adat serta masyarakat bahu membahu membangun Papua”, tuturnya.

Pembangunan yang ada tidak berbeda dengan daerah dan pulau lainnya. “Pesan Presiden Prabowo Subianto, Papua adalah masa depan Indonesia”, ucap Mantan Presidium MN KAHMI itu. (Rizky Tile)

Sumber: Tim Kementerian Transmigrasi

Penulis