Berita

Diduga Kurang Pengawasan Ketat Dari Petugas, Truk Kontainer Tak Layak Tetap Beroperasi di Cilincing Marunda

6
×

Diduga Kurang Pengawasan Ketat Dari Petugas, Truk Kontainer Tak Layak Tetap Beroperasi di Cilincing Marunda

Sebarkan artikel ini
Diduga Kurang Pengawasan Ketat Dari Petugas, Truk Kontainer Tak Layak Tetap Beroperasi di Cilincing Marunda

 


JAKARTA, Kabarnusa24.com ||Truk kontainer adalah alat transportasi yang memiliki peranan krusial disebuah perusahaan sebagai alat transportasi untuk memindahkan dan membawa barang-barang kebutuhan perusahaan masing-masing.

Mengingat berat material yang diangkut, truk kontainer harus memiliki kapasitas angkut yang besarnya hingga puluhan ton. Oleh karena itu, truk kontainer juga harus memiliki sasis yang tangguh dan tenaga mesin yang kuat.

Pada komponen dari truk kontainer memiliki perannya masing-masing. Dari berbagai komponen ini juga harus senantiasa terawat dengan baik agar dapat beroperasi secara optimum dan hasil produksi bisa dicapai sesuai target. Salah satu komponen yang sangat penting adalah ban truk.

Ban truk kontainer akan sangat berpengaruh pada tingkat produktivitas kerja di lapangan. Jika tidak dirawat dengan baik, ban bisa mengalami slip yang akan membahayakan pengemudi dan juga pekerja yang berada di area pertambangan.

Seperti halnya diwilayah Cilincing Marunda, Jakarta Utara membuat kendaraan berat seperti truk, trailer, dan kontainer menjadi tulang punggung distribusi barang antarpelabuhan dan kawasan industri yang tidak layak jalan, termasuk yang tidak menggunakan twist lock (kunci boks kontainer).

Perusahaan pemilik truk kontainer juga yang seharusnya diingatkan untuk selalu memastikan kendaraan yang beroperasi. Namun, muncul kekhawatiran karena banyak dari kendaraan tersebut diduga tidak layak jalan dan menimbulkan risiko tinggi bagi pengguna jalan lainnya.

“Karena ini sangat membahayakan bagi pengguna jalan lainnya, jangan sampai memakan korban. Oleh sebab itu, sekali lagi saya minta truk-truk yang membawa kontainer dalam keadaan tidak terkunci untuk ditindak tegas,” Ujar Andri salah satu Warga Rorotan Cilincing yang dijumpai Wartawan, Jum’at (05/06/26).

Lebih lanjut ia menjelaskan, “Ini bukan masalah baru, sudah sering kami lihat. Tapi anehnya tidak ada tindakan dari pihak berwenang,” Ujarnya.

Selain persoalan keamanan, ditemukan pula indikasi dugaan manipulasi dokumen legalitas kendaraan pada beberapa truk besar tersebut.

Dugaan ini semakin memperkuat kekhawatiran masyarakat akan lemahnya pengawasan terhadap armada logistik yang melintas di jalan Cilincing Marunda Jakarta Utara.

Sebagian besar truk yang beroperasi di Cilincing Marunda Jakarta Utara merupakan kendaraan bekas impor dari luar negeri. Usia kendaraan ini rata-rata sudah lebih dari 15 tahun, bahkan ada yang telah melampaui 20 tahun. Banyak di antaranya tidak lagi menjalani uji KIR secara rutin, menggunakan ban aus, lampu tidak menyala, atau sistem pengereman yang tidak optimal.(Rizky Tile)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin