Kabarnusa24.com
Bandung, 5 Juli 2026 – Semangat persatuan dalam keberagaman kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Horas Pasundan, sebuah kegiatan kolaborasi seni dan budaya yang mempertemukan masyarakat Sunda dan Batak dalam satu panggung kebersamaan. Acara ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus melestarikan kekayaan budaya Nusantara.
Kegiatan yang mengusung tema “Kolaborasi Seni Sunda dan Suku Batak” tersebut menghadirkan beragam rangkaian acara, mulai dari talkshow, pertunjukan seni budaya, bazar UMKM, hingga booth foto yang memberikan pengalaman menarik bagi para pengunjung.

Ketua Padepokan Parukuyan, Yon Suparman, menyampaikan bahwa Horas Pasundan bukan sekadar kegiatan hiburan, melainkan menjadi wadah memperkuat persaudaraan lintas suku dan budaya. Menurutnya, keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang harus terus dijaga melalui kegiatan-kegiatan yang membangun rasa saling menghormati dan kebersamaan.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pengunjung yang hadir untuk menyaksikan berbagai pertunjukan seni dan mengikuti rangkaian kegiatan. Kehadiran berbagai komunitas budaya juga menjadi bukti bahwa kolaborasi mampu menciptakan harmoni di tengah keberagaman.
Melalui Horas Pasundan, diharapkan hubungan persaudaraan antara masyarakat Sunda, Batak, dan berbagai suku lainnya semakin erat. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya Indonesia sebagai identitas bangsa.
Penyelenggara berharap Horas Pasundan dapat terus menjadi agenda budaya yang berkelanjutan dan mampu memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika, di mana perbedaan menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih harmonis.
(Jaka)







