Tokoh Masyarakat Didorong Bangun Kolaborasi Lintas Generasi demi Percepat Kesejahteraan Sosial
LUMAJANG , kabarnusa 24.com.Sabtu,18/7/2026— Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi PKB Hj. Lailatul Qodriyah, M.Pd., menekankan pentingnya memperkuat peran tokoh masyarakat sebagai motor penggerak dalam membangun sinergi antara generasi tua dan generasi muda. Menurut dia, kolaborasi lintas generasi menjadi salah satu kunci untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan sosial di lingkungan masyarakat.Kegiatan ini di hadiri 100 peserta, berlangsung di hall Cafe Alka,Jalan Srikaya, Sukodono.
Lailatul mengatakan, tokoh masyarakat memiliki posisi strategis dalam menjembatani perbedaan cara pandang, pola komunikasi, dan karakter antar-generasi. Karena itu, mereka perlu dibekali pemahaman mengenai karakteristik, potensi, serta pendekatan komunikasi yang efektif dengan generasi muda, khususnya kalangan milenial dan Generasi Z.
“Tokoh masyarakat diharapkan mampu menjadi penggerak utama yang menyatukan seluruh elemen masyarakat sehingga tercipta kolaborasi yang berdampak nyata bagi pembangunan sosial,” ujar Lailatul.
Ia menjelaskan, salah satu tujuan utama kegiatan tersebut adalah mengurangi kesenjangan antar-generasi (generation gap) yang selama ini kerap menjadi tantangan dalam pelaksanaan berbagai program kemasyarakatan. Dengan terbangunnya komunikasi yang lebih baik, potensi setiap kelompok usia dapat dioptimalkan untuk mendukung pembangunan di tingkat lokal.
Selain itu, peserta juga didorong memahami konsep kepemimpinan yang inklusif. Menurut Lailatul, pemimpin masyarakat perlu mampu merangkul seluruh kelompok usia dalam proses pengambilan keputusan sehingga setiap lapisan masyarakat memiliki ruang untuk berkontribusi.
Lebih jauh, seminar ini tidak hanya berhenti pada penyampaian materi, tetapi diarahkan untuk menghasilkan tindak lanjut yang konkret. Para peserta diharapkan menyusun komitmen bersama maupun rencana aksi (action plan) yang dapat langsung diterapkan di lingkungan RT, RW, desa, maupun komunitas masing-masing.
“Harapannya, setelah kegiatan ini selesai, akan lahir berbagai inisiatif lokal yang mampu memperkuat kolaborasi lintas generasi dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Lailatul.
Melalui pendekatan tersebut, sinergi antara pengalaman generasi senior dan kreativitas generasi muda diharapkan mampu menjadi fondasi dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif, produktif, dan berdaya saing.(D.S)







