Daerah

Pemkab Lumajang Buka Termin Kedua Kemitraan Selokambang, Peminat Masih Sepi

15
×

Pemkab Lumajang Buka Termin Kedua Kemitraan Selokambang, Peminat Masih Sepi

Sebarkan artikel ini
Pemkab Lumajang Buka Termin Kedua Kemitraan Selokambang, Peminat Masih Sepi

Pemkab Lumajang Buka Termin Kedua Kemitraan Selokambang, Peminat Masih Sepi

LUMAJANG,jatim mandiri — Pemerintah Kabupaten Lumajang masih menunggu calon mitra untuk mengembangkan destinasi wisata Selokambang. Meski termin kedua kemitraan telah dibuka dan sejumlah persyaratan telah dilonggarkan, hingga kini belum banyak calon mitra yang mengajukan proposal.

 

Kepala Bidang Destinasi Wisata, Galih Permadi, S.Or., M.M., mengatakan program kemitraan Selokambang sebelumnya telah dibuka pada termin pertama. Kini, pemerintah daerah kembali membuka kesempatan bagi pihak yang berminat bekerja sama dalam pengembangan destinasi wisata tersebut.

 

“Untuk Selokambang yang mau dikemitrakan, sudah kita buka termin kedua. Yang pertama kan sudah pernah. Sampai sekarang kami masih menunggu,” kata Galih.

 

Ia menjelaskan, Pemkab Lumajang telah melakukan sejumlah pembenahan terhadap konsep kemitraan yang sebelumnya ditawarkan. Revisi tersebut juga mempertimbangkan masukan dari calon mitra yang sempat mengajukan kerja sama pada termin pertama.

 

Menurut Galih, beberapa persyaratan dalam konsep awal telah diperlonggar agar skema kemitraan menjadi lebih memungkinkan dan menarik bagi calon mitra.

 

“Calon-calon mitra yang dulu pernah mengajukan sudah kami kirimi revisi dari konsep awal yang sudah dibenahi. Sudah diperlunak terkait dengan syarat-syarat maupun hal-hal yang ingin diringankan oleh calon-calon mitra sebelumnya,” ujarnya.

 

Namun, langkah tersebut belum sepenuhnya mendongkrak minat calon mitra. Hingga saat ini, jumlah pengajuan yang masuk masih terbatas.

 

“Sampai sekarang kami masih menunggu dan masih belum banyak yang masuk.” kata Galih.

 

Pemerintah daerah, lanjut dia, masih memberikan kesempatan kepada calon mitra untuk mengajukan proposal hingga batas waktu yang telah ditentukan dalam jadwal atau “time schedule” kemitraan.

 

Selokambang Dikunjungi Ribuan Orang

 

Di tengah proses pencarian mitra pengembangan, Selokambang juga menjadi lokasi berbagai kegiatan yang mampu mendatangkan massa dalam jumlah besar.

 

Salah satunya kegiatan yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI). Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, kegiatan tersebut diikuti sekitar 2.000 peserta.

 

Namun, Galih memperkirakan jumlah orang yang berada di lokasi lebih dari angka tersebut. Perkiraan itu didasarkan pada kondisi lapangan, termasuk banyaknya kendaraan dan kepadatan pengunjung.

 

“Untuk acara IGTKI tadi yang dilaporkan kepada kami memang kurang lebih pesertanya 2.000 orang. Tetapi, dengan melihat kondisi di lokasi, banyaknya kendaraan dan berjubelnya orang di dalam, kalau ditambah orang tua dan guru, kayaknya lebih dari 2.000,” tuturnya.

 

Meski dihadiri ribuan orang, Galih memastikan kegiatan tersebut berjalan tanpa kendala berarti.

 

“Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Semua kegiatan juga terlaksana dengan aman, semuanya terkendali,” katanya.

 

Besarnya jumlah pengunjung dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Selokambang memiliki potensi sebagai destinasi wisata sekaligus lokasi penyelenggaraan kegiatan dengan jumlah peserta besar.

 

Potensi tersebut menjadi salah satu modal yang dapat dikembangkan melalui skema kemitraan, sehingga pengelolaan dan daya tarik Selokambang diharapkan semakin berkembang.(D.S)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin