Daerah

Kolam Renang Jadi Modal Penguatan Wisata Wotgalih, Khusnul Khuluk Bidik Dampak Ekonomi Warga

8
×

Kolam Renang Jadi Modal Penguatan Wisata Wotgalih, Khusnul Khuluk Bidik Dampak Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini
Kolam Renang Jadi Modal Penguatan Wisata Wotgalih, Khusnul Khuluk Bidik Dampak Ekonomi Warga

Kolam Renang Jadi Modal Penguatan Wisata Wotgalih, Khusnul Khuluk Bidik Dampak Ekonomi Warga

LUMAJANG,kabarnusa24.com— Pengembangan Desa Wisata Wotgalih di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus didorong agar tidak sekadar menjadi destinasi rekreasi, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penguatan fasilitas wisata berupa kolam renang yang diharapkan menjadi pemantik berkembangnya potensi pariwisata desa.

 

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Drs. H. M. Khusnul Khuluk, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari program Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat desa wisata.

 

Menurut Khusnul Khuluk, Desa Wotgalih dipilih karena merupakan salah satu desa binaannya yang sebelumnya telah mendapatkan dukungan untuk pengembangan fasilitas wisata.

 

“Ini program dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi, tujuannya memang untuk penguatan desa wisata. Kenapa saya taruh di Wotgalih? Karena Desa Wotgalih ini termasuk salah satu binaan saya,” ujar Khusnul Khuluk.

 

Ia menjelaskan, beberapa tahun sebelumnya pihaknya turut mendorong penguatan potensi wisata Wotgalih melalui bantuan pembangunan kolam renang.

 

“Beberapa tahun yang lalu kita bantu untuk penguatan desa berupa kolam renang. Alhamdulillah bisa berjalan dengan baik,” katanya.

 

Keberadaan fasilitas tersebut, lanjut dia, diharapkan menjadi salah satu pintu masuk untuk mengembangkan potensi pariwisata Wotgalih secara lebih luas. Namun, kemajuan destinasi wisata tidak hanya bergantung pada pembangunan sarana dan prasarana.

 

Khusnul menilai kekompakan seluruh pengelola serta kesadaran para pengunjung menjadi faktor penting agar kawasan wisata dapat berkembang secara berkelanjutan.

 

“Memang banyak harapan, di antaranya bagaimana pariwisata di situ bisa maju. Tentu kan perlu kekompakan dari semua pengelola, kesadaran dari para pengunjung untuk bisa menjaga ketertiban, terutama juga kebersihan,” ujarnya.

 

Ia berharap pengelolaan wisata Wotgalih ke depan semakin profesional sehingga mampu meningkatkan daya tarik kunjungan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar destinasi.

 

“Harapannya memang ke depan wisata Wotgalih ini bisa tambah maju, sehingga bisa ada dampak positif untuk perekonomian masyarakat di sekitarnya,” kata Khusnul.

 

Terkait kebutuhan masyarakat terhadap pengembangan fasilitas lainnya, Khusnul mengakui masih banyak aspirasi yang disampaikan. Namun, dukungan yang dapat diberikan saat ini masih terbatas pada bantuan yang telah direalisasikan.

 

“Kalau permintaan masyarakat sih banyak. Cuma kita sementara hanya bisa memberi itu saja. Insya Allah kalau dampaknya bagus,” ujarnya.

 

Pengembangan Desa Wisata Wotgalih diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fasilitas fisik. Pengelolaan yang kompak, lingkungan yang bersih dan tertib, serta partisipasi masyarakat menjadi kunci agar potensi wisata tersebut mampu tumbuh dan memberikan efek ekonomi yang lebih luas bagi warga.(D.S)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin