Ngopi Bareng Warga, Kapolres Lumajang Janji Tindak Lanjuti Keluhan Kamtibmas
LUMAJANG, Kabarnusa24.Com — Polres Lumajang membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat melalui program Curhat Kamtibmas. Bertempat di Warung Kopi Cak Syukur, Senin (26/10/2026) pagi, Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi menyerap aspirasi warga terkait keselamatan lalu lintas, pelayanan kepolisian, hingga potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai tersebut dipimpin langsung oleh Riki Yariandi, didampingi Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) dan Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Lumajang.
Tidak ada suasana formal seperti dalam pertemuan di kantor. Kapolres bersama jajaran perwira duduk melingkar satu meja kayu dengan warga. Sambil menikmati kopi, mereka berdialog secara terbuka tanpa sekat birokrasi.
Melalui pertemuan tersebut, polisi berupaya memperoleh gambaran langsung mengenai persoalan keamanan dan ketertiban yang dihadapi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Masukan warga juga menjadi bahan untuk memetakan titik rawan kecelakaan lalu lintas serta potensi gangguan keamanan di lingkungan setempat.
Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan, pendekatan humanis menjadi salah satu cara untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus memastikan persoalan warga mendapat perhatian.
“Curhat Kamtibmas ini merupakan komitmen kami untuk meruntuhkan sekat antara kepolisian dan masyarakat. Kami hadir di sini bukan hanya untuk mendengarkan, tetapi untuk memastikan setiap aspirasi dan keluhan warga mendapatkan solusi nyata,” kata Riki.
Ia mengatakan, masukan masyarakat mengenai kerawanan lalu lintas dan potensi gangguan keamanan telah menjadi perhatian jajarannya. Polres Lumajang akan menindaklanjuti laporan tersebut melalui koordinasi lintas fungsi.
“Aspirasi mengenai titik-titik rawan lalu lintas dan potensi gangguan keamanan sudah kami catat. Saya telah menginstruksikan lintas fungsi kepolisian di Polres Lumajang untuk segera menindaklanjuti melalui peningkatan patroli terjadwal serta edukasi langsung ke komunitas warga,” ujarnya.
Selain menyerap keluhan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik dan saran terhadap pelaksanaan tugas kepolisian. Menurut Riki, keterlibatan warga diperlukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Lumajang tetap kondusif.
Ia menegaskan, upaya menjaga keamanan tidak dapat hanya mengandalkan aparat kepolisian, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan daerah tidak bisa diwujudkan oleh kepolisian semata, melainkan hasil kolaborasi erat bersama seluruh elemen masyarakat. Kami sangat berterima kasih atas keterbukaan warga hari ini,” katanya.
Polres Lumajang berencana melanjutkan program Curhat Kamtibmas secara berkala di berbagai wilayah hukum Polres Lumajang. Melalui dialog langsung tersebut, kepolisian berharap dapat mempercepat penanganan persoalan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.(D.S)