DaerahNasional

Program ATENSI Sebagai Ujung Tombak, Plt Dirjen Rehsos Tekankan Pentingnya Susunan Anggaran yang Akurat dan Transparan

8
×

Program ATENSI Sebagai Ujung Tombak, Plt Dirjen Rehsos Tekankan Pentingnya Susunan Anggaran yang Akurat dan Transparan

Sebarkan artikel ini
Program ATENSI Sebagai Ujung Tombak, Plt Dirjen Rehsos Tekankan Pentingnya Susunan Anggaran yang Akurat dan Transparan

BANDUNG – KABARNUSA24.COM

Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial mengadakan kegiatan Penyusunan Pagu Anggaran Tahun Anggaran 2025 dan Monitoring Kinerja Anggaran Semester 1 Tahun Anggaran 2024 di Bandung 3-4 Agustus 2024.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh seluruh perencana dan aplikator satker di lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, bagian pengawasan anggaran, serta seluruh Kepala Sentra Terpadu dan Kepala Sentra melalui zoom meeting.

Sekretaris Ditjen Rehabilitasi Sosial Salahuddin Yahya dalam laporan kegiatan menyampaikan, bahwa sinkronisasi pada penyusunan RK/KL dibutuhkan agar tidak terjadi gap atau ekstrim. “ini adalah arahan dari Sekretaris Jenderal untuk mensinkronkan penyusunan RK/KL dengan renstra maupun renja sehingga tidak terjadi gap atau ekstrim”, ungkapnya.

Dalam arahannya Plt. Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Pepen Nazaruddin menekankan pentingnya penyusunan anggaran yang akurat dan transparan, serta monitoring kinerja anggaran secara berkala untuk memastikan penggunaan dana yang efektif dan efisien.

“Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa anggaran yang disusun dapat mendukung program-program rehabilitasi sosial secara maksimal dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Pepen Nazaruddin.

Pepen juga mengingatkan kepada seluruh Kepala Sentra Terpadu dan Sentra bahwa ujung tombak Rehabilitasi Sosial adalah ATENSI yang berbasis perorangan (individu), kelompok, masyarakat dan residensial. Oleh karena itu, kegiatan residensial di sentra harus tetap dilaksanakan, seperti pengasuhan anak, layanan dasar, dan kegiatan layanan lain yang memerlukan intens di Sentra.

BACA JUGA:  Pelaku Pembunuhan Wanita Hamil *Pelaku Pembunuhan Wanita Hamil di Lampung Berhasil Ditangkap, Ternyata Calon Suaminya Sendiri* Lampung – Kasus pembunuhan tragis yang menimpa seorang wanita muda hamil di Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, akhirnya menemukan titik terang. Korban yang diketahui berinisial TS (27), ditemukan tak bernyawa di tengah kebun singkong, Kampung Tri Darma Wira Jaya, Kecamatan Banjar Agung, pada Minggu pagi (1/6/2025). Tak butuh waktu lama, pihak kepolisian berhasil mengungkap identitas pelaku. Dalam waktu kurang dari 24 jam sejak penemuan jasad korban, Tim Satreskrim Polres Tulang Bawang yang dibantu jajaran Polda Lampung berhasil menangkap pelaku yang ternyata adalah calon suami korban sendiri. Pelaku diketahui berinisial S, Ia diamankan di kediamannya pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, dalam keterangannya kepada awak media, membenarkan bahwa pelaku sudah ditangkap dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tulang Bawang. “Benar, pelaku sudah tertangkap tadi pagi di kediamannya. Pelaku berinisial S, diketahui adalah calon suami atau kekasih dari korban. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku telah mengakui perbuatannya,” kata Yuni. Terkait motif pembunuhan tersebut, Yuni menerangkan hasil pemeriksaan awal bahwa korban menuduh S menggunakan uangnya. "Untuk motifnya dari hasil pemeriksaan awal ini karena korban tengah mengandung, kemudian pelaku juga dituduh menggunakan uang korban sebesar Rp 80 juta," sebutnya. Pihak kepolisian juga masih menunggu hasil autopsi yang dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung pada Minggu (1/6/2025) kemarin.(ris/Arson) Lampung Berhasil Ditangkap, Ternyata Calon Suami nya Sendiri

Lanjutnya Pepen menegaskan bahwa kegiatan ini adalah “bagaimana mensinkronkan penyusunan RK/KL dengan Renstra maupun Renja 2025 sehingga tidak terjadi gap atau ekstrim dengan tahun sebelumnya, kita menyusun anggaran 2025 untuk menyiapkan anggaran kepemimpinan dan pemerintahan yang baru, secara umum di tahun 2025 tidak banyak perubahan kita hanya mengakhiri dan melengkapi dari 2021 sampai 2025 kita lengkapk di 2025 ini.” Pungkas Pepen.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin