Tapanuli Tengah –Sumatara Utara,Kabarnusa24.com) Sejumlah warga Desa Sihapas, Kecamatan Sorkam Induk, Kabupaten Tapanuli Tengah, menyampaikan keluhan terhadap kinerja Kepala Desa mereka. Mereka berharap Bupati Tapanuli Tengah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Inspektorat segera menindaklanjuti dugaan penyimpangan dalam pemerintahan desa tersebut.
Dua warga berinisial HK dan BJ mengungkapkan bahwa Kepala Desa Sihapas dinilai tidak mengikuti aturan sebagaimana mestinya.
Menurut mereka, kepala desa diduga melakukan praktik nepotisme dalam penunjukan perangkat desa.
“Sekretaris desa diangkat dari anak kandungnya sendiri, sementara kepala dusun berasal dari keluarga dekatnya,” ujar HK, Rabu (23/10/2025).
Selain itu, warga juga mengeluhkan pelaksanaan kegiatan pembangunan desa yang disebut tidak melibatkan masyarakat setempat.
“Bangunan desa bukan masyarakat yang dipekerjakan, tapi aparat desa sendiri,” tambah BJ.
Warga juga menyoroti keberadaan kantor desa yang disebut berada di rumah pribadi kepala desa.
“Kantor desa dibuat di rumah pribadinya, bukan seperti kantor desa lain yang resmi dan terbuka untuk pelayanan masyarakat,” terang HK.
Keduanya juga menilai bahwa kepala desa bersikap arogan dan tidak responsif terhadap aspirasi warga.
“Sudah beberapa kali masyarakat menyampaikan masukan, tapi tidak pernah dihiraukan. Kepala desa terkesan sombong dan tidak peduli,” ujar BJ.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kantor Desa Sihapas belum memberikan jawaban ataupun tanggapan resmi terkait berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat.
Warga berharap agar Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, khususnya Dinas PMD dan Inspektorat, segera turun ke lapangan untuk memeriksa kebenaran laporan tersebut.
“Kami mohon agar hal ini segera ditindak. Jangan sampai kami harus turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi,” tegas HK dan BJ.
Mereka menutup pernyataannya dengan harapan agar pemerintah daerah menjaga keadilan dan transparansi di tingkat desa.
“Horas Tapteng! Adil untuk semua, Tapteng naik,kelas!” ujar keduanya,mengahiri.
Penulis:(hasanuddingulo)







