Berita

Pemkab Bondowoso Salurkan BLT DBHCHT Tahap II ke 71 Buruh, Termasuk dari Pabrik Rokok Dua Putri Ratu

12
×

Pemkab Bondowoso Salurkan BLT DBHCHT Tahap II ke 71 Buruh, Termasuk dari Pabrik Rokok Dua Putri Ratu

Sebarkan artikel ini
Pemkab Bondowoso Salurkan BLT DBHCHT Tahap II ke 71 Buruh, Termasuk dari Pabrik Rokok Dua Putri Ratu

BONDOWOSO —Kabarnusa24.com

Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) pada tahap II, yang kali ini diberikan kepada 71 buruh pabrik rokok, termasuk yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Pabrik Rokok Dua Putri Ratu, Desa Jumpong, Kecamatan Wonosari, dan dilakukan melalui kerja sama dengan PT Pos Indonesia.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menekankan bahwa DBHCHT harus dimanfaatkan sebagai instrumen perlindungan sosial bagi pekerja di industri tembakau.

Ia juga menegaskan pentingnya transparansi: penyaluran dilakukan tanpa potongan apa pun agar bantuan benar-benar sampai ke tangan yang berhak.

Pemkab Bondowoso Salurkan BLT DBHCHT Tahap II ke 71 Buruh, Termasuk dari Pabrik Rokok Dua Putri Ratu

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3AKB Bondowoso, H. Mohammad Imron, melaporkan bahwa penerima BLT tahap ini telah melewati proses verifikasi dan validasi data yang ketat. Dari tiga pabrik yang diajukan, hanya dua pabrik yang memenuhi persyaratan legalitas, dan salah satunya adalah Pabrik Dua Putri Ratu.
Setiap penerima mendapat total Rp 600.000, akumulasi dari dua bulan (Rp 300 ribu per bulan).ujarnya

Pemkab Bondowoso Salurkan BLT DBHCHT Tahap II ke 71 Buruh, Termasuk dari Pabrik Rokok Dua Putri Ratu

Owner CV Rokok Dua Putri Ratu, H. Nurholis, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Bapak Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, dan Wakil Bupati, atas perhatian dan kepedulian pemerintah melalui program BLT DBHCHT.

Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya meringankan beban buruh di pabrik, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antara manajemen perusahaan dengan pekerja dan pemerintah.

H. Nurholis juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus mendukung perkembangan industri rokok lokal, khususnya pabrik-pabrik kecil seperti Dua Putri Ratu.

Ia mengajak agar sinergi antara pemerintah dan perusahaan terus diperkuat, misalnya melalui pelatihan keterampilan pekerja, program kesejahteraan, dan kebijakan yang memudahkan operasional legal pabrik rokok lokal agar tetap tumbuh dan menyerap tenaga kerja.Pungkasnya

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin