Berita

Longsor di Muara Panggilingan, Desa Sialogo: 10 Warga Tertimbun, 3 Ditemukan — Akses Putus Total, Warga Mendesak Bantuan Pangan

37
×

Longsor di Muara Panggilingan, Desa Sialogo: 10 Warga Tertimbun, 3 Ditemukan — Akses Putus Total, Warga Mendesak Bantuan Pangan

Sebarkan artikel ini
Longsor di Muara Panggilingan, Desa Sialogo: 10 Warga Tertimbun, 3 Ditemukan — Akses Putus Total, Warga Mendesak Bantuan Pangan

Tapanuli Tengah,Kabarusa24.com)
Bencana longsor kembali melanda wilayah Tapanuli Tengah. Peristiwa terjadi di Muara Panggilingan, Desa Sialogo, mengakibatkan 10 warga tertimbun material longsor. Hingga saat ini, tim warga dan relawan baru berhasil menemukan 3 korban, sementara 7 orang lainnya masih dalam pencarian./29 November 2025

Longsor terjadi setelah hujan deras berkepanjangan mengguyur kawasan Sialogo dan desa-desa sekitar. Material tanah, batu, dan pepohonan menutup akses jalan serta menimpa rumah warga, membuat proses evakuasi berjalan sangat sulit dan berbahaya.

Akses Jalan Putus, Bantuan Tidak Bisa Masuk

Akses utama Desa Sihaporas – Masundung – Sialogo dilaporkan putus total akibat longsoran besar. Kondisi ini menyebabkan kendaraan, alat berat, maupun petugas tidak dapat menjangkau lokasi secara langsung.

Warga di tiga desa tersebut kini berada dalam kondisi darurat dan terisolasi. Hingga saat ini belum ada bantuan logistik yang dapat masuk.

Warga Mendesak Bantuan Pangan dan Logistik

Masyarakat Desa Sihaporas, Masundung, dan Sialogo sangat membutuhkan bantuan segera, terutama:

Beras

Minyak goreng

Kebutuhan pangan harian lainnya

Tenaga dan peralatan untuk evakuasi

Warga memohon kepada:

BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah

BASARNAS

TNI/Polri
Pemerintah Kabupaten Tapteng
Instansi dan relawan kemanusiaan

agar segera mengirimkan bantuan darurat dan membuka akses jalan menuju lokasi bencana.
Ajakan Kepada Publik

Kami juga mengimbau masyarakat luas dan para relawan untuk membantu menyebarkan informasi ini agar penanganan dan bantuan dapat segera dilaksanakan,tutupnya.
(Hasanuddingulo)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin