Lomba Kompetensi Siswa (LKS DIKMEN) di Ikuti 33 Peserta
Lumajang,kabarnusa24.Com.Rabu,4/2/2026.Lomba Kompetensi Siswa (LKS), merupakan proses kegiatan pengujian (pembuktian)kompetensi/ keterampilan siswa dalam melakukan tugas atau pekerjaan sesuaibidang keahliannya.
Pembukaan LKS tingkat Kabupaten Lumajang digelar di Aula SMKN 1 Lumajang secara resmi di buka oleh Jasi Cabdin Jember Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember – Lumajang Muhammad Khotib,S.Pd.,M.AP.
LKS Kabupaten Lumajang diikuti oleh 33 Sekolah Menengah Kejuruan se Kabupaten Lumajang baik negeri maupun swasta. Proses lomba dilakukan dengan menerapkan prinsip penilaian terhadap aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif peserta. Penilaian LKS secara umum dilakukan melalui tes wawasan kejuruan, praktik, dan presentasi/wawancara. LKS merupakan event yang strategis karena membangun siswa untuk memiliki daya saing, memberikan semangat untuk belajar berinovasi, dan mengikuti perkembangan yang mutakhir.
SMKN 1 Lumajang menjadi tuan rumah untuk LKS DIKMEN cabang Jember -Lumajang.Selamat datang dan selamat berjuang peserta LKS, semoga kegiatan ini bisa berjalan dengan sukses, baik dalam penyelenggaraan maupun dalam prestasi,” ujar Khotib
Khotib menambahkan “Kompetensi Siswa (LKS) umumnya berfokus pada peningkatan kompetensi praktis siswa, pencapaian prestasi, dan kesiapan mental menghadapi dunia kerja.
“Secara keseluruhan, LKS diharapkan bukan sekadar lomba, melainkan ajang simulasi dunia kerja sesungguhnya agar siswa SMK benar-benar siap dan kompeten di bidangnya,”tandas Khotib
Kepala sekolah SMKN 1 Lumajang Susi Harini,M.Pd mengungkapkan bahwa “Tujuan diadakannya Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK, baik di sekolah negeri (SMKN) maupun swasta pada tahun 2026, secara garis besar adalah untuk menguji, meningkatkan, dan mengukur keterampilan siswa sesuai standar dunia usaha dan industri (DUDI),”ujarnya
“Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong produktivitas siswa untuk mampu bekerja secara optimal dan menghasilkan produk inovatif, serta kegiatan ini juga melatih sekaligus memberikan kesempatan dan motivasi kepada siswa untuk berkompetisi secara positif,” tandasnya
Ia menambahkan Lomba Kopetensi Siswa ini perlu terus dikembangkan dan diperbanyak bidang yang dilombakan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, baik dalam negeri maupun luar negeri.
“Para peserta LKS harus menyiapkan mental untuk menghadapi tantangan ini. Karena untuk bisa tampil baik diajang nasional maupun Internasional perlu mental dan karakter yang kuat, fokus, penguasaan teknis, problem solving yang tinggi dan kemahiran dalam mengatur waktu menjadi kunci utama untuk berhasil menjadi kompetisi ini.
Yang terbaik dalam melalui lomba ini, kita tidak hanya mencari pemenang, tetapi juga mempersiapkam SDM unggul yang akan memjadi tulang punggung negara kita di masa depan
Kami ingin menekankan bahwa didalam setiap lomba yang paling utama bukan sekedar meraih kemenangan, tetapi mengembangkan diri ,belajar dari pengalaman dan tetap menjunjumg tinggi sportivitas dan kerja keras,” terangnya.(D.S)






