Berita

Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Mencuat, Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Mandailing Natal Bungkam Saat Dikonfirmasi

16
×

Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Mencuat, Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Mandailing Natal Bungkam Saat Dikonfirmasi

Sebarkan artikel ini
Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Mencuat, Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Mandailing Natal Bungkam Saat Dikonfirmasi

Kabarnusa24.com)Dugaan penyalahgunaan anggaran kembali mencuat di sektor pendidikan. Sorotan publik kali ini tertuju pada Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Mandailing Natal terkait pengelolaan dana yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2024.

Mandailing Natal, 26 Maret 2026 — Berdasarkan data yang dihimpun awak media, sejumlah pos anggaran dengan nilai signifikan tercatat, di antaranya operasional sekolah dan kegiatan pembelajaran sebesar Rp40.000.000, pembayaran honor rutin Rp129.376.000, serta pengelolaan operasional satuan kerja (satker) sebesar Rp31.479.000.

Selain itu, terdapat pula anggaran operasional ATK perkantoran sebesar Rp40.000.000, honorarium pegawai non-ASN (PPNPN) sebesar Rp38.750.000, serta honor tenaga pendukung seperti satpam, kebersihan, dan pramubakti sebesar Rp28.600.000.

Tidak hanya pada belanja rutin, kegiatan dengan mekanisme penunjukan langsung juga menjadi sorotan, di antaranya kegiatan ekstrakurikuler seni drum band senilai Rp20.652.000, pengembangan perpustakaan Rp14.400.000, serta pengadaan sarana dan prasarana mencapai Rp42.624.000.

Besarnya anggaran yang dikelola tersebut seharusnya diiringi dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Namun hingga saat ini, pihak Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Mandailing Natal belum memberikan klarifikasi resmi kepada publik.

Awak media telah melayangkan konfirmasi tertulis melalui aplikasi WhatsApp kepada pihak terkait, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada respon ataupun tanggapan yang diberikan.

Sikap tidak kooperatif tersebut memicu kecurigaan publik dan memperkuat dugaan adanya potensi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran negara di lingkungan pendidikan tersebut.

Masyarakat pun mendesak agar instansi terkait segera melakukan audit dan investigasi guna memastikan transparansi serta mencegah terjadinya penyalahgunaan anggaran.

Hingga rilis ini dipublikasikan, pihak Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Mandailing Natal belum memberikan keterangan resmi.

(Hasanuddin)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin