Bondowoso – Kabarnusa24.com
Semangat kolaborasi dalam membangun daerah mengemuka dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Bondowoso Memanggil” yang digelar pada Jumat (27/3/2026). Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan gagasan berbagai elemen dalam merumuskan arah pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi, menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak dapat dicapai secara parsial. Pembangunan membutuhkan keterlibatan semua pihak dengan perencanaan yang matang, terukur, serta mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mendorong percepatan pembangunan.
Ia juga menilai partisipasi aktif masyarakat dalam forum ini mencerminkan meningkatnya kesadaran publik terhadap tantangan daerah, mulai dari kondisi geografis hingga kebutuhan infrastruktur dasar seperti irigasi.
“Partisipasi masyarakat merupakan energi positif. Ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga ingin terlibat langsung dalam proses pembangunan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa visi besar pembangunan Bondowoso hanya dapat terwujud melalui kesamaan arah dan komitmen bersama. Tanpa adanya kekompakan, program pembangunan berpotensi berjalan tidak efektif.
Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan pentingnya penerapan prinsip SMART—spesifik, terukur, realistis, relevan, dan berbatas waktu—agar setiap program pembangunan memiliki tujuan yang jelas dan berdampak nyata.
Di sisi lain, karakteristik wilayah Bondowoso yang didominasi pegunungan dan tidak memiliki wilayah laut dinilai bukan sebagai hambatan, melainkan peluang yang dapat dioptimalkan, termasuk dalam sektor ekonomi dan perdagangan.
Dengan luas wilayah sekitar 1.554,9 kilometer persegi, Bondowoso memiliki potensi besar yang perlu dikelola melalui perencanaan yang terintegrasi dan kolaborasi lintas sektor.
Melalui forum ini, diharapkan lahir berbagai gagasan konstruktif yang mampu mendorong kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.







