DaerahPeristiwa

Dua Warga Majalengka Jadi Korban Penganiayaan di bulak Lor Jatibarang, Polisi Pastikan Bukan Begal

13
×

Dua Warga Majalengka Jadi Korban Penganiayaan di bulak Lor Jatibarang, Polisi Pastikan Bukan Begal

Sebarkan artikel ini
Dua Warga Majalengka Jadi Korban Penganiayaan di bulak Lor Jatibarang, Polisi Pastikan Bukan Begal

 

Indramayu, kabarnusa24.com

Kepolisian tengah menyelidiki kasus dugaan penganiayaan yang menimpa dua pria, Tofan (25) dan Didi Maino (27), di area persawahan Jalan Ampera, Desa Bulak Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Kamis (4/6/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban diketahui datang dari Kabupaten Majalengka untuk menemui seorang teman lama bernama Tio setelah sebelumnya berkomunikasi melalui aplikasi WhatsApp.

Sebelum pertemuan berlangsung, korban menerima lokasi tujuan melalui fitur share location. Namun, saat tiba di wilayah Jatibarang, nomor kontak Tio mendadak tidak dapat dihubungi. Meski demikian, korban tetap melanjutkan perjalanan menuju titik lokasi yang telah dikirimkan.

Setibanya di lokasi yang berada di area persawahan Jalan Ampera, kedua korban diduga diserang oleh orang tak dikenal. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Menanggapi informasi yang beredar di media sosial, pihak kepolisian menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan merupakan aksi begal. Pasalnya, tidak ada barang milik korban yang hilang maupun dirampas oleh pelaku.

“Sepeda motor dan barang-barang berharga milik korban masih utuh di lokasi,” ungkap sumber kepolisian.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut. Pihak kepolisian juga masih menunggu laporan resmi dari korban guna mendukung proses penanganan kasus.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin