Berita

Penguatan Kepesantrenan dan Ke-IKSASS-an, Momentum Merawat Silaturahmi Alumni Sukorejo di Pulau Sapudi

16
×

Penguatan Kepesantrenan dan Ke-IKSASS-an, Momentum Merawat Silaturahmi Alumni Sukorejo di Pulau Sapudi

Sebarkan artikel ini
Penguatan Kepesantrenan dan Ke-IKSASS-an, Momentum Merawat Silaturahmi Alumni Sukorejo di Pulau Sapudi

SUMENEP,  Kabarnusa24.Com — Semangat kepesantrenan dan ikatan persaudaraan alumni kembali terasa hangat di Pulau Sapudi. Kegiatan Penguatan Kepesantrenan dan Ke-IKSASS-an bersama Dr. KH. Khalil Abdul Jalil, M.Pd.I menjadi momentum penting untuk kembali menghidupkan nilai-nilai perjuangan, kebersamaan, serta kecintaan para alumni terhadap almamater Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo.

Kegiatan tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh Pengurus Rayon IKSASS Sapudi, jajaran Subrayon IKSASS Gayam dan Nonggunong, serta para alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo yang berada di wilayah Pulau Sapudi.

Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda organisasi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat kembali tali silaturahmi antarsesama alumni sekaligus mengingatkan bahwa menjadi alumni pesantren bukan hanya tentang pernah menimba ilmu di bangku pendidikan, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai pesantren terus dibawa dan diamalkan di tengah masyarakat.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, para alumni diajak untuk terus menjaga akhlaqul karimah, tradisi pesantren, ukhuwah, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi alumni untuk hadir memberikan manfaat di lingkungan masing-masing.

Kehadiran Dr. KH. Khalil Abdul Jalil, M.Pd.I memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Pesan-pesan kepesantrenan dan penguatan ke-IKSASS-an diharapkan mampu menjadi pengingat bagi seluruh alumni agar tidak pernah melupakan akar perjuangan dan pendidikan yang telah ditanamkan selama berada di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.

IKSASS bukan hanya tentang nama sebuah organisasi alumni, tetapi tentang ikatan hati yang dipersatukan oleh guru, pesantren, ilmu dan perjuangan.

Bagi para alumni yang kini telah berada di berbagai bidang kehidupan, pertemuan semacam ini menjadi kesempatan berharga untuk kembali duduk bersama, menyatukan langkah dan memperkuat rasa persaudaraan.

Pengurus Rayon IKSASS Sapudi bersama Subrayon IKSASS Gayam dan Nonggunong diharapkan terus menjadi wadah yang mampu merangkul seluruh alumni, membangun komunikasi yang baik, serta menghadirkan kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat bagi alumni maupun masyarakat.

Di tengah kesibukan dan perjalanan hidup masing-masing, semangat untuk berkumpul dan menjaga hubungan dengan sesama alumni menjadi sesuatu yang sangat berarti.

Karena sejauh apa pun langkah seorang santri berjalan, pesantren tetap menjadi tempat hati kembali.
Kegiatan Penguatan Kepesantrenan dan Ke-IKSASS-an ini pun diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah pertemuan, melainkan menjadi awal dari semakin kuatnya sinergi, solidaritas dan kepedulian para alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo di Pulau Sapudi.

Semoga silaturahmi yang terjalin senantiasa mendapatkan keberkahan, seluruh alumni semakin kompak dalam menjaga amanah almamater, serta mampu meneruskan perjuangan para masyayikh dengan ilmu, akhlak dan pengabdian nyata di tengah masyarakat.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin