Daerah

Anggaran Belum Cair, Kejurkab Tetap Jalan: Rofik Soroti Dedikasi Pengurus Cabor Lumajang

13
×

Anggaran Belum Cair, Kejurkab Tetap Jalan: Rofik Soroti Dedikasi Pengurus Cabor Lumajang

Sebarkan artikel ini
Anggaran Belum Cair, Kejurkab Tetap Jalan: Rofik Soroti Dedikasi Pengurus Cabor Lumajang
oplus_2

Anggaran Belum Cair, Kejurkab Tetap Jalan: Rofik Soroti Dedikasi Pengurus Cabor Lumajang

LUMAJANG, kabarnusa 24.com— Ketika anggaran olahraga belum cair, sebagian pihak mungkin memilih menunggu. Namun, hal itu tidak dilakukan pengurus cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) tetap digelar sebagai bagian dari upaya menjaga pembinaan dan semangat kompetisi atlet.

 

Kepala Bidang Keolahragaan, Rofik, menilai langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan pengurus cabor dalam membangun prestasi olahraga. Ia bahkan menyebut komitmen tersebut sebagai sesuatu yang patut diapresiasi.

 

“Harusnya kita bangga memiliki ketua seperti Pak Agus Setiawan . Anggarannya belum keluar, tetapi Kejurkab sudah dilaksanakan. Ini termasuk istimewa,” kata Rofik.

 

Menurut Rofik, keputusan menggelar Kejurkab di tengah kondisi anggaran yang belum tersedia menunjukkan bahwa pembinaan atlet tidak semata-mata bergantung pada dukungan anggaran.

 

Bagi dia, keberlangsungan kompetisi merupakan bagian penting dalam menjaga mental bertanding sekaligus mengukur perkembangan kemampuan atlet.

 

“Beliau memberikan semangat kepada adik-adik atlet dan para pelatih, memberikan kesempatan kepada mereka untuk semakin berprestasi,” ujarnya.

 

Atlet Diminta Tak Kendur

 

 

Rofik meminta para atlet memanfaatkan Kejurkab sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri. Ia menekankan pentingnya latihan yang teratur, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap program yang diberikan pelatih.

 

“Adik-adik harus lebih semangat berlatih, lebih disiplin, dan rutin mengikuti arahan pelatih,” katanya.

 

Menurut dia, prestasi tidak lahir secara instan. Atlet membutuhkan proses panjang, mulai dari latihan rutin, kompetisi, evaluasi hingga pembinaan berkelanjutan.

 

Karena itu, Kejurkab tidak hanya dipandang sebagai ajang perebutan gelar juara. Kompetisi tersebut juga menjadi ruang untuk menemukan bibit potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi agenda olahraga di tingkat provinsi.

 

Porprov 2027 Jadi Target Berikutnya

 

Persiapan tersebut menjadi semakin penting karena Lumajang akan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Bahkan, menurut Rofik, Lumajang juga akan menjalankan peran sebagai tuan rumah pada agenda olahraga tersebut.

 

“Bagaimana tahun depan ada Porprov 2027. Insya Allah, pada 2027 kita juga akan melaksanakan kegiatan sebagai tuan rumah,” ujarnya.

 

Rofik menilai persiapan menuju Porprov tidak bisa dilakukan secara mendadak. Atlet harus mulai dipersiapkan sejak sekarang melalui latihan terukur dan kompetisi yang berkesinambungan.

 

Ia berharap para pengurus cabor, pelatih, dan atlet dapat menjaga semangat tersebut hingga pelaksanaan Porprov 2027.

 

Ketua Cabor Harus Punya ‘Kegilaan’

 

Dalam kesempatan itu, Rofik juga menyinggung pentingnya sosok pemimpin yang memiliki kecintaan dan dedikasi tinggi terhadap cabang olahraga yang dipimpinnya.

 

Ia menyebut kecintaan tersebut secara sederhana dengan istilah “gila olahraga”.

 

“Kalau gila bola itu ‘gibol’. Mungkin kalau catur ada ‘gicat’, gila catur,” ujar Rofik disambut suasana hangat peserta.

 

Menurut dia, menjadi ketua cabor membutuhkan komitmen lebih. Seorang pengurus harus siap mencurahkan waktu dan tenaga untuk memastikan pembinaan berjalan.

 

“Orang-orang yang memegang ketua cabor itu harus berbeda. Harus ada gila-gilanya juga,” katanya.

 

Rofik berharap semangat tersebut terus tumbuh di kalangan pengurus olahraga Lumajang sehingga pembinaan atlet tidak berhenti hanya karena persoalan teknis maupun keterbatasan anggaran.

 

Ia juga berharap Kejurkab berlangsung sukses dan lancar serta mampu memberikan pengalaman berharga bagi para atlet.

 

“Untuk adik-adik, tetap semangat. Semoga acara Kejurkab ini terlaksana dengan sukses, lancar, dan tidak ada kekurangan apa pun,” kata Rofik.

 

Pesan itu kemudian ditutup dengan salam olahraga yang disambut serentak oleh para peserta.

 

“Salam olahraga!”

 

“Jaya!”(D.S)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin