TAPANULI TENGAH —kabarnusa24.com)Aktivitas truk tronton pengangkut semen menuju gudang yang berlokasi di Jalan Abdul Rajab Simatupang, Sibuluan, Kabupaten Tapanuli Tengah, menjadi sorotan. Pasalnya, kendaraan pengangkut semen tersebut diduga melintas dengan muatan yang tidak ditutup secara memadai, sementara ruas jalan provinsi yang dilalui sedang dalam proses perbaikan.
Senin, 19 Oktober 2026, aktivitas pengangkutan tersebut menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan keresahan bagi masyarakat sekitar. Warga mempertanyakan kepedulian pihak terkait terhadap keselamatan pengguna jalan, terutama apabila material semen beterbangan dan mengganggu kenyamanan pengendara yang melintas.
Masyarakat menilai pengangkutan material semen seharusnya dilakukan dengan memperhatikan keselamatan dan ketentuan yang berlaku. Muatan yang tidak ditutup secara memadai berpotensi menyebabkan debu beterbangan, mengganggu pernapasan, serta membahayakan pengendara sepeda motor yang berada di belakang kendaraan berat tersebut.
Keresahan warga tidak boleh dipandang sebelah mata. Aktivitas usaha memang penting, tetapi keselamatan masyarakat dan kenyamanan lingkungan juga harus menjadi prioritas. Jangan sampai masyarakat sekitar justru menanggung risiko dari kegiatan pengangkutan yang seharusnya dilaksanakan secara tertib dan bertanggung jawab.
Persoalan ini semakin menjadi perhatian karena truk tronton tersebut melintasi jalan provinsi yang sedang dalam perbaikan. Kendaraan berat yang melintas di area pekerjaan jalan perlu dipastikan mematuhi rambu-rambu, pengaturan lalu lintas sementara, serta pembatasan tonase apabila memang diberlakukan oleh pihak berwenang.
Publik pun berhak mempertanyakan apakah kendaraan-kendaraan tersebut telah diperiksa kesesuaian muatan dan kelayakannya untuk melintasi ruas jalan tersebut. Apabila terdapat larangan melintas atau pembatasan kendaraan selama pengerjaan, ketentuan itu wajib dipatuhi tanpa pengecualian.
Jangan sampai jalan yang sedang diperbaiki menggunakan anggaran negara justru menghadapi risiko kerusakan akibat kendaraan yang tidak mematuhi ketentuan. Pengawasan dari instansi terkait sangat diperlukan untuk memastikan pekerjaan infrastruktur berjalan sebagaimana mestinya dan tidak terganggu oleh aktivitas kendaraan berat.
Sejumlah warga, termasuk masyarakat yang disebut berinisial PV dan CZ, turut menjadi bagian dari keresahan yang berkembang terkait aktivitas pengangkutan semen tersebut. Keluhan masyarakat ini perlu ditanggapi secara serius melalui pemeriksaan lapangan dan langkah perbaikan yang nyata, bukan sekadar dianggap sebagai persoalan biasa.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, awak media telah melakukan konfirmasi kepada humas gudang semen terkait aktivitas pengangkutan tersebut. Namun, isi tanggapan pihak humas perlu dipastikan kembali sebelum dimuat sebagai pernyataan resmi agar pemberitaan tetap akurat dan berimbang.
Pihak pengelola gudang dan perusahaan angkutan diharapkan memberikan penjelasan mengenai prosedur pengangkutan semen, penggunaan penutup muatan, serta langkah-langkah yang dilakukan untuk mencegah debu beterbangan. Jika ditemukan kekurangan dalam pelaksanaannya, perbaikan harus segera dilakukan demi melindungi masyarakat dan pengguna jalan.
Dinas Perhubungan, instansi penyelenggara jalan, serta aparat berwenang diminta turun langsung melakukan pemeriksaan sesuai tugas dan kewenangannya. Pemeriksaan perlu memastikan kepatuhan terhadap aturan muatan, rambu lalu lintas, pembatasan tonase, dan ketentuan keselamatan selama pekerjaan jalan berlangsung.
Masyarakat berharap persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan. Jangan tunggu sampai ada korban atau kerusakan jalan sebelum tindakan diambil. Pihak pengelola gudang, perusahaan angkutan, dan instansi terkait perlu menunjukkan tanggung jawab nyata agar aktivitas pengangkutan semen berlangsung aman, tertib, serta tidak merugikan masyarakat Sibuluan.
(Hasanuddingulo)