Hukum & Kriminal

Korban Dugaan Pelecehan Seksual Kecewa, Pertemuan dengan BKPSDM Palembang Dinilai Belum Sentuh Pokok Persoalan

4
×

Korban Dugaan Pelecehan Seksual Kecewa, Pertemuan dengan BKPSDM Palembang Dinilai Belum Sentuh Pokok Persoalan

Sebarkan artikel ini
Korban Dugaan Pelecehan Seksual Kecewa, Pertemuan dengan BKPSDM Palembang Dinilai Belum Sentuh Pokok Persoalan

Kabarnusa24.com ,Palembang – Terkait Sehubungan dengan surat pengaduan saudara perihal pelaporan pengaduan atas nama Afd , YL di Panggil menghadap ke Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Palembang, Adi Zahri, S.I.Kom, Senin (2 /11/2026).

YL, korban dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum berinisial A, mengaku kecewa setelah memenuhi panggilan dan menghadiri pertemuan dengan pihak BKPSDM Kota Palembang pada 2 November 2026.

Dalam pertemuan tersebut, YL menghadap Kepala BKPSDM, Kabid Pendidikan, serta pihak Inspektorat Kota Palembang. Namun, menurut pihak korban, sejumlah pertanyaan yang disampaikan justru lebih banyak mengarah pada dugaan pemerasan, bukan membahas dugaan pelecehan seksual yang dialaminya.

Kondisi tersebut membuat korban merasa pertanyaan yang diajukan seolah-olah menyudutkan dirinya. Pertemuan itu pun dinilai belum menghasilkan solusi sebagaimana yang diharapkan korban.

“Kami berharap kepada aparat penegak hukum dan Pemerintah Kota Palembang, khususnya Wali Kota Palembang, agar dapat memberikan solusi terbaik terhadap persoalan ini,” ungkap pihak pendamping korban.

Sementara itu, YL mengaku beban psikologis yang dihadapinya semakin berat. Ia merasa persoalan tersebut telah berdampak terhadap kehidupan sosialnya, baik di lingkungan tempat bekerja maupun di tengah masyarakat.

“Saya merasa sangat terbebani secara psikologis menghadapi masalah ini. Di tempat saya bekerja maupun di lingkungan masyarakat, saya seolah-olah dianggap sebagai tukang fitnah. Padahal, saya sendiri yang mengalami dugaan pelecehan tersebut,” ungkap YL

Korban berharap persoalan yang dilaporkannya dapat ditangani secara objektif dan tidak mengabaikan dugaan pelecehan seksual yang dialaminya. Ia juga berharap mendapatkan perlindungan serta pendampingan agar tidak semakin mengalami tekanan psikologis akibat persoalan tersebut.

Penulis