Berita

Sakit Bertahun-tahun Kades Mangsang Diduga Salahgunakan Anggaran,Sekdes :Itu Tidak Benar

2
×

Sakit Bertahun-tahun Kades Mangsang Diduga Salahgunakan Anggaran,Sekdes :Itu Tidak Benar

Sebarkan artikel ini
Sakit Bertahun-tahun Kades Mangsang Diduga Salahgunakan Anggaran,Sekdes :Itu Tidak Benar

Kabarnusa24.com ,Palembang _ Beredarnya pemberitaan di Media Online dan Media Sosial (Medsos) terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) yang di lakukan oleh Kepala Desa (Kades) Mangsang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel) Zaenal Arifin itu tidak benar.

Hal ini disampaikan oleh Kades melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Mangsang bernama Jema’at dalam acara Konferensi Pers, pada Senin (12/05/2025).

Jema’at menyampaikan, seperti yang di tuduhkan oleh LSM Milenial Anti Korupsi, terkait penyalahgunaan anggaran Desa Mangsang dari tahun 2020 Hingga 2024 Senilai 5 Miliar itu tidak benar dan tidak mendasar.

Jema’at menjelaskan, pada tahun 2020 di Desa Mangsang tidak ada pembangunan karena suasana COVID-19.

Dan, pada tahun 2021 Desa Mangsang melakukan pembangunan TK Hijrah Mukti yang pembangunannya ada di Dusun 3 dan 4 Hijrah Mukti, Desa Mangsang.

Selanjutnya, pada tahun 2022 dibawah pimpinan Kades Zaenal Arifin, Pemerintah Desa Mangsang telah membangun Balai Dusun 2 KTGR Desa Mangsang.

Setelah itu, pada tahun 2023 Pemerintah Desa Mangsang juga telah berhasil membangun jembatan Sungai Mangsang dan pembangunan Cor Fillial untuk jalan SDN 2 yang terletak di RT.005 Bangsa Dusun I (satu).

BACA JUGA:  *Pembina IKAWATI ATR/BPN Tekankan Pentingnya Menjaga Integritas kepada Jajaran Kanwil BPN Provinsi Banten* Banten - Dalam dunia kerja, tidak hanya dibutuhkan kemampuan yang baik, tetapi juga penting untuk setiap insan menjaga integritas. Demikian disampaikan Pembina Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (IKAWATI ATR/BPN), Annisa Pohan Yudhoyono kepada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi dan Kantor Pertanahan di wilayah Banten pada Kamis (05/09/2024). Integritas dalam bekerja sangat dibutuhkan karena menurut Annisa Pohan Yudhoyono hal itu menjadi fondasi bagaimana orang dapat dipercaya. Apabila integritas tersebut dilanggar, tidak hanya diri sendiri yang berisiko terkena dampaknya, namun juga ke keluarga dan orang-orang terdekat. “Karena ketika kita keluar dari integritas kita, pasti ada risiko yang akan kita hadapi, terutama keluarga. Jadi kalau kita berpikir bahwa risiko itu akan menyakiti keluarga kita, kita akan berpikir ulang lagi untuk melakukan hal yang tidak baik atau menyeberang dari nilai integritas itu,” kata Annisa Pohan Yudhoyono di Hotel Aston, Banten. Ia mengatakan, salah satu hal yang harus dijalankan dalam menjaga integritas ialah dengan bersyukur dan merasa cukup. “Bersyukur dengan apa yang kita punya, dan bisa mengukur diri melihat seberapa yang kita punya, dan seberapa yang bisa kita keluarkan untuk membeli sesuatu. Kalau cukup dan bersyukur, kita mungkin tidak perlu mencari-cari hal lain lagi,” pesan Annisa Pohan Yudhoyono untuk seluruh jajaran IKAWATI ATR/BPN di Banten. Kehadiran Pembina IKAWATI ATR/BPN ke Provinsi Banten ini disambut Ketua IKAWATI Kanwil BPN Provinsi Banten, Sartika Sudaryanto dengan beragam agenda kegiatan. Terdapat acara peragaan busana, sesi talkshow, ada pula pameran/bazar. Adapun dalam bazar terdapat sembilan stan yang diisi oleh 26 pelaku UMKM binaan IKAWATI Kanwil BPN Provinsi Banten beserta Kantor Pertanahan di wilayah Banten. Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan angklung dari jajaran Kanwil BPN Provinsi Banten, lalu beranjak ke sesi talkshow yang dibawakan oleh Sonny Muchlison dengan tema “Empowering Yourself”, dan peragaan busana persembahan Anna Asyhiffa Collection. Selanjutnya, Annisa Pohan Yudhoyono dan jajaran berkeliling mengunjungi stan-stan pameran UMKM. Dalam kesempatan yang sama, Sartika Sudaryanto melaporkan bahwa IKAWATI ATR/BPN wilayah Banten sangat aktif berorganisasi. Bukan hanya berperan aktif dalam organisasi, tetapi juga seringkali mengikuti kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh organisasi luar. Beberapa contoh kegiatannya seperti mengikuti sosialisasi aplikasi e-Asuh, Bazar UMKM, Fashion Show Wastra Banten, dan kegiatan lain yang diselenggarakan oleh DWP Provinsi Banten. Usai mengikuti rangkaian acara, Wakil Pembina IKAWATI ATR/BPN, Nurlaili Raja Juli Antoni dengan didampingi Pembina IKAWATI Kanwil BPN Provinsi Banten, Sudaryanto beserta jajaran IKAWATI Pengurus Pusat mengunjungi Kanwil BPN Provinsi Banten untuk meninjau layanan serta ruang IKAWATI di kantor tersebut. (MW) #AHYMenteriATR #KementerianATRBPN #MelayaniProfesionalTerpercaya #MajuDanModern #MenujuPelayananKelasDunia #SetiapKitaAdalahHumas #SetiapKitaAdalahAmbassador Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional X: x.com/kem_atrbpn Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/ Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn Situs: atrbpn.go.id PPID: ppid.atrbpn.go.id

Terakhir, pada tahun 2024 Pemerintah Desa Mangsang telah membangun jembatan Sungai Bangsa untuk penghubung ke Dusun Pulai Gading.

“Perlu diketahui dari Pagu anggaran setiap tahun yang diterima Desa Mangsang, itu ada pembagian dan peruntukannya, bukan hanya untuk pembangunan fisik semua, maka dari itulah pembangunannya tidak begitu nampak,” ujarnya.

Masih kata Jema’at, Dana desa diperuntukkan seperti, kegiatan penyelenggaraan Pemdes, pembangunan fisik, pembangunan ke masyarakat, seperti posyandu, pemberdayaan dan pelatihan, penanggulangan bencana seperti Bantuan Tunai Langsung (BLT) dan termasuk gaji seluruh penyelenggara Pemdes Mangsang yaitu Kades, Perangkat Desa, BPD, LPM, Marbot serta honor guru TK, KPM dan Linmas.

Sementara Wakil Ketua LPM Desa Mangsang, Suryanto dengan sapaan akrabnya Yanto membenarkan bahwa, Kades Mangsang sedang sakit, tetapi bukan sakit keras.

“Walaupun Kades Mangsang sakit, tapi beliau masih datang ke Kantor Desa 1 (satu) Bulan sekali dan sampai saat ini roda Pemerintahan Desa Mangsang masih berjalan dengan baik,” katanya

Lanjut Yanto mengungkapkan bahwa di jalan alternatif belakang sari penghubung Dusun 1 ke Hijrah Mukti dan Desa Bero Jaya Timur, yang sebelum dibangun jalan tidak bisa dilalui karena rawa-rawa sepanjang 1 kilometer.

“Dalam hal ini, Kades Mangsang membentuk tim relawan sebanyak 15 Orang tanpa menerima gaji dan dibantu oleh pihak perusahaan diantaranya yaitu PT BKEM, PT Lonsum dan PT GEL/BSP untuk pembangunan jalan alternatif tersebut dengan menimbun rawa-rawa sepanjang 1 Kilometer yang membantu alat-alat berat dan lainnya,” ungkap Yanto

Terakhir Yanto menyampaikan bahwa mewakili LPM, dan menurut pandangannya, Kades Mangsang Zainal Arifin, telah bekerja dengan baik, karena jangankan korupsi, untuk pembangunan jalan alternatif tersebut sudah menggunakan uang pribadinya.

“Kepada warga masyarakat Desa Mangsang, terkait dengan pemberitaan bahwa Kades diduga korupsi, jangan sampai terprovokasi oleh lembaga-lembaga dan oknum tidak bertanggung jawab,” imbaunya.

“Saya juga menyampaikan pesan Kades Mangsang bahwa, terkait masalah ini, dalam waktu dekat beliau akan melaporkannya kepada APH,” pungkas Yanto akhiri pembicaraan.

Pewarta : Lily

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin