KabarNusa24 || Bekasi – Jembatan Cipamingkis Cibarusah, yang menghubungkan tiga wilayah Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Bogor, kini dalam kondisi darurat setelah mengalami kerusakan parah dan terancam ambruk akibat tanah di bagian bawah jembatan yang amblas tergerus arus Sungai Cipamingkis.
Warga sekitar, Heri, mengungkapkan bahwa jembatan Cipamingkis sudah diperbaiki pada bulan Juni 2024 lalu dengan anggaran Rp30 miliar oleh PT Nur Ihsan Minahasa Mulia. Namun, baru satu tahun setelah perbaikan, jembatan tersebut mengalami kerusakan parah dan nyaris ambruk akibat terjangan arus air.
Heri mempertanyakan kualitas pembangunan dan perbaikan jembatan Cipamingkis.
“Seperti ini bisa dikatakan gagal konstruksi, kurangnya pengkajian matang dalam perencanaan pembangunan dan perbaikan jembatan Cipamingkis ini saat diperbaiki pada 2024 lalu,” katanya kepada awak media KabarNusa24.com. Rabu (9/7/2025)
Kerusakan jembatan Cipamingkis menyebabkan terganggunya akses mobilisasi masyarakat dan menimbulkan kekhawatiran pengguna jalan.
“Perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kegagalan konstruksi dan siapa yang bertanggung jawab atas kegagalan tersebut,” tambah Heri.
Heri meminta pihak terkait, seperti Kejari Kabupaten Bekasi, BPK, dan KKPK, untuk mengaudit kembali terkait pembangunan perbaikan jembatan Cipamingkis pada tahun 2024.
“Pihak terkait harus mengaudit kembali terkait pembangunan perbaikan jembatan Cipamingkis pada tahun 2024, yang sudah jelas-jelas merugikan keuangan negara,” tandasnya. (Ww)








