BeritaPendidikan

Ketua FDM Pidie Tgk. Abdul Aziz Lolos Seleksi Nasional Calon Dai Muda 2025 Kementerian Agama RI

3
×

Ketua FDM Pidie Tgk. Abdul Aziz Lolos Seleksi Nasional Calon Dai Muda 2025 Kementerian Agama RI

Sebarkan artikel ini
Ketua FDM Pidie Tgk. Abdul Aziz Lolos Seleksi Nasional Calon Dai Muda 2025 Kementerian Agama RI

Kabarnusa24.com | Pidie – Ketua Forum Dai Milenial (FDM) Kabupaten Pidie, Tgk. Abdul Aziz, S.Ag, berhasil lolos seleksi Program Pembibitan Calon Dai Muda 2025 yang diselenggarakan oleh Subdirektorat Dakwah, Direktorat Penerangan Agama Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

 

Program ini merupakan ajang nasional yang dirancang untuk membina dan menyiapkan dai-dai muda yang memiliki wawasan keislaman yang kuat, moderat, dan mampu berdakwah secara kontekstual di tengah dinamika zaman.

 

Tgk. Abdul Aziz merupakan putra asli Muara Tiga, Laweung, Kabupaten Pidie. Ia merupakan lulusan Ma’had Aly MUDI Mesjid Raya Samalanga dan saat ini masih aktif mondok di Dayah MUDI. Selain aktif sebagai Ketua FDM Pidie, ia juga dikenal sebagai penggerak komunitas HASQULA (Halaqah Santri Qudwah Laweung) yang fokus pada pengembangan dakwah berbasis santri milenial.

 

“Program ini menjadi kesempatan besar untuk memperluas wawasan, memperdalam ilmu dakwah, serta membangun jejaring lintas daerah. Ini bukan hanya tentang saya, tapi tentang membawa semangat dakwah santri Aceh ke level nasional,” ujar Tgk. Aziz.

 

Pelatihan akan berlangsung selama 5 hari secara luring di wilayah Jabodetabek, dan akan dilaksanakan dalam dua gelombang (batch) dengan jadwal resmi yang akan diumumkan oleh panitia pusat.

 

Keberhasilan ini tidak terlepas dari doa orang tua, bimbingan para guru, serta dukungan sahabat dan teman-teman seperjuangan. Tgk. Aziz juga menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang terus mendukung perjuangan dakwah generasi muda di Aceh.

 

Forum Dai Milenial Pidie menyambut baik kabar ini dan berharap keikutsertaan Tgk. Abdul Aziz dapat membuka jalan bagi generasi dai muda Aceh lainnya untuk tampil di panggung nasional dan membawa misi dakwah yang teduh, solutif, dan berkemajuan.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin