KabarNusa24.com || Bekasi – Di balik gemuruh industri di Kabupaten Bekasi, tersembunyi kisah-kisah memilukan seperti Ibu Khodijah. Seorang janda berusia 55 tahun yang tinggal di sebuah rumah tidak layak huni di Kampung Bedeng 02/02, Desa Ridogalih, Cibarusah. Rumahnya tidak memiliki fasilitas yang memadai, membuat hidupnya semakin sulit.

Bilik dapurnya bolong-bolong, tanpa penutup yang memadai, bahkan hampir roboh. Ibu Khodijah harus berhadapan langsung dengan udara terbuka yang dingin saat malam hari. Rumahnya juga bocor, membuat Ibu Khodijah was-was saat hujan turun.

LPM Desa Ridogalih telah berupaya membantu Ibu Khodijah dengan mencari bantuan melalui CSR dan program Rutilahu. Namun, tahun ini Desa Ridogalih tidak mendapatkan program tersebut, membuat Ibu Khodijah harus terus hidup dalam kondisi tidak manusiawi.

Kabupaten Bekasi, kota industri terbesar di Asia Tenggara, ternyata masih memiliki banyak permasalahan terkait kemiskinan dan ketersediaan perumahan layak huni. Kasus Ibu Khodijah menjadi sorotan penting terkait perlunya perhatian pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan warga yang membutuhkan.







