Bondowoso – Kabarnusa24.com
Kehadiran prajurit Kodim 0822 Bondowoso bersama Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dalam patroli gabungan, Kamis malam (18/9/2025), merepresentasikan model kolaborasi strategis antara institusi militer dan organisasi masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial di ruang publik.
Kegiatan yang dipimpin Danramil 0822/12 Sukosari, Kapten Cku Rudi Rianto, difokuskan pada titik-titik rawan serta pusat keramaian di kawasan kuliner Jembatan Kironggo. Langkah ini menunjukkan adanya integrasi antara fungsi pertahanan teritorial dan partisipasi sosial keagamaan untuk memperkuat keamanan komunitas.
Tidak sebatas patroli, personel TNI dan Banser juga berinteraksi langsung dengan pedagang dan pengunjung melalui dialog ringan serta penyampaian imbauan Kamtibnas. Pendekatan humanis ini menegaskan pentingnya membangun kedekatan sosial sebagai bagian dari strategi pencegahan konflik dan kriminalitas.
Menurut Kapten Cku Rudi Rianto, kegiatan tersebut bertujuan menghadirkan rasa aman sekaligus mempererat hubungan aparat dengan masyarakat. Pernyataan ini menggarisbawahi orientasi TNI dalam fungsi pertahanan wilayah yang bersifat partisipatif.
Respons positif dari pedagang maupun pengunjung menunjukkan bahwa keberadaan patroli gabungan bukan hanya meningkatkan rasa aman, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di ruang publik. Dengan demikian, kolaborasi TNI dan Banser dapat dipandang sebagai praktik nyata dari konsep keamanan berbasis komunitas.
(Ilham Ilyas /Pendim 0822)







