Tapanuli Tengah –Kabarnusa24.com) Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Famoni Gulo, memberikan apresiasi kepada Komandan Kodim (Dandim) 0211/Tapanuli Tengah–Sibolga, Letkol Inf. Fernando Batubara, atas kinerjanya dalam membangun rumah dinas Koramil Barus yang telah diresmikan pada Jumat, 24 Oktober 2025.
Peresmian rumah dinas tersebut turut dihadiri Wali Kota Sibolga, Syukri Penarik, mantan Bupati Tapteng Baktiar Ahmad Sibarani, serta sejumlah tokoh masyarakat. Namun, tidak tampak kehadiran unsur Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dalam acara tersebut.
Dalam keterangannya, Famoni Gulo menegaskan bahwa pembangunan rumah dinas tersebut murni berasal dari swadaya masyarakat, bukan dari dana pemerintah pusat.
“Sudah banyak berganti Dandim di Kabupaten Tapanuli Tengah ini, tapi baru Dandim 0211/TT, Letkol Inf. Fernando Batubara, yang mampu menerobos dan merealisasikan pembangunan Asrama Koramil Barus,” ujar Famoni Gulo, Senin (27/10/2025).
Lebih lanjut, Famoni menilai bahwa Barus sebagai salah satu kecamatan di wilayah Tapanuli Tengah semestinya juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Ia menyayangkan tidak adanya perwakilan Pemkab Tapteng dalam kegiatan peresmian tersebut.
Menurutnya, Kodim 0211/TT memiliki dua wilayah teritorial, yakni Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, sehingga kegiatan pembangunan di salah satu wilayah sebaiknya mendapat dukungan dari kedua pemerintah daerah.
“Kami berharap kehadiran Dandim bukan sedang membangun jembatan yang memisahkan antara Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah,” harap Famoni.
“Artinya, tidak boleh ada pembedaan, tetapi harus menjadi pelopor dan berkeadilan sosial,” tambahnya.
Famoni juga mengimbau pimpinan TNI AD, baik di tingkat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) maupun Pangdam, agar memberikan apresiasi terhadap kinerja Dandim 0211/TT dan melakukan evaluasi kepemimpinan secara objektif. Hal ini untuk mencegah munculnya persepsi keberpihakan kepada salah satu kepala daerah.
“Jangan sampai muncul anggapan bahwa Dandim lebih dekat dengan salah satu kepala daerah. Kami berharap sinergi TNI dengan seluruh pemerintah daerah tetap terjaga demi kepentingan rakyat,” pungkasnya.
(Hasanuddingulo)







