BisnisDaerah

BUMDes Ujungpendok Jaya Bahas Program Ketahanan Pangan, Dorong Pemanfaatan Lahan Titisara Tak Produktif

11
×

BUMDes Ujungpendok Jaya Bahas Program Ketahanan Pangan, Dorong Pemanfaatan Lahan Titisara Tak Produktif

Sebarkan artikel ini
BUMDes Ujungpendok Jaya Bahas Program Ketahanan Pangan, Dorong Pemanfaatan Lahan Titisara Tak Produktif

 

Indramayu, Kabarnusa24.com

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Guna Jaya Sejahtera Desa Ujungpendok Jaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk membahas Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025. Acara ini berlangsung di aula madrasah Blok Bonjot pada Jumat (31/10/2025) siang, usai salat Jumat.

BUMDes Ujungpendok Jaya Bahas Program Ketahanan Pangan, Dorong Pemanfaatan Lahan Titisara Tak Produktif

Musdes tersebut dihadiri oleh Camat Widasari H.M, Hidayat, Kuwu Ujungpendok Jaya Hj. Waelinah, Ketua BUMDes M. Edy Rahman, SH, perangkat desa, serta perwakilan masyarakat Blok Bonjot.

Dalam pembahasannya, Kuwu Hj. Waelinah menekankan pentingnya optimalisasi lahan titisara desa yang selama ini belum produktif. Salah satu langkah yang diusulkan yaitu pemanfaatan lahan dengan menebang pohon mangga tua yang sudah tidak berbuah, kemudian hasil penjualannya disetorkan ke kas desa atau BUMDes.

“Lahan titisara yang tidak produktif bisa kita manfaatkan kembali. Kalau pohon mangganya sudah tua dan tidak berbuah, silakan ditebang, hasil kayunya dijual untuk menambah pendapatan desa. Setelah itu bisa ditanami lagi, entah padi, palawija, atau dijadikan lahan ternak ayam, kambing, dan ikan lele,” jelas Kuwu Hj. Waelinah.

BUMDes Ujungpendok Jaya Bahas Program Ketahanan Pangan, Dorong Pemanfaatan Lahan Titisara Tak Produktif

 

Ketua BUMDes M. Edy Rahman, SH, menyetujui langkah tersebut dan membuka ruang kerja sama dengan masyarakat Blok Bonjot dalam pengelolaan lahan. “Kita akan bahas sistem terbaik, apakah dengan bagi hasil atau BUMDes yang membayar masyarakat untuk mengelola lahan tersebut. Intinya, lahan desa harus produktif dan memberi manfaat bagi warga,” ujarnya.

Musdes ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan aset desa yang transparan dan berkelanjutan.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin