Berita

Pemuda Asal Sibolga, Arjuna Tamaraya (21), Tewas Setelah Dikeroyok — Aksi Brutal Mirip Adegan Film G30S/PKI

97
×

Pemuda Asal Sibolga, Arjuna Tamaraya (21), Tewas Setelah Dikeroyok — Aksi Brutal Mirip Adegan Film G30S/PKI

Sebarkan artikel ini
Pemuda Asal Sibolga, Arjuna Tamaraya (21), Tewas Setelah Dikeroyok — Aksi Brutal Mirip Adegan Film G30S/PKI

Tapanuli Tengah —Kabarnusa24.com) Aksi pengeroyokan tragis menimpa seorang pemuda bernama Arjuna Tamaraya (21), warga kelahiran Sibolga yang berdomisili di Kabupaten Tapanuli Tengah. Korban mengembuskan napas terakhirnya di RSUD FL Tobing Sibolga setelah mengalami luka parah akibat dianiaya secara brutal oleh sekelompok orang.

Peristiwa mengenaskan itu digambarkan sejumlah saksi mata seperti “adegan film G30S/PKI” karena korban sempat diseret dan dikeroyok ramai-ramai tanpa perlawanan berarti. Video dan foto kejadian ini disebut telah beredar di media sosial dan memicu kemarahan warganet.

Pemuda Asal Sibolga, Arjuna Tamaraya (21), Tewas Setelah Dikeroyok — Aksi Brutal Mirip Adegan Film G30S/PKIBelum diketahui pasti motif pengeroyokan tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku serta latar belakang kejadian itu.

Masyarakat mengecam keras aksi kekerasan ini. Banyak pihak menilai kejadian tersebut sebagai potret kemerosotan moral dan empati generasi muda.Pemuda Asal Sibolga, Arjuna Tamaraya (21), Tewas Setelah Dikeroyok — Aksi Brutal Mirip Adegan Film G30S/PKI

“Ada apa dengan generasiku? Mengapa nyawa begitu murah di tangan sesama manusia,” tulis seorang warganet di kolom komentar media sosial, menggambarkan duka dan keprihatinan atas peristiwa itu.

Saat ini, jenazah korban tengah menjalani proses otopsi di RSUD FL Tobing Sibolga guna memastikan penyebab pasti kematian.

Pihak kepolisian telah berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut. Sementara sejumlah pelaku lainnya masih dalam proses pengejaran.

Salah seorang jurnalis media lokal menegaskan pentingnya agar proses penanganan kasus ini dilakukan secara transparan dan terbuka, mengingat peristiwa tragis tersebut tengah menjadi perhatian publik dan dipantau oleh berbagai media.

“Kami berharap pihak kepolisian bekerja cepat dan adil dalam mengungkap kasus ini. Siapa pun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar salah satu jurnalis,tutupnya.

(Hasanuddingulo)

 

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin