Daerah

Ngatiyana Membuka Acara Gebyar PAUD Cimahi 2025 Warnai Kreativitas Anak

3
×

Ngatiyana Membuka Acara Gebyar PAUD Cimahi 2025 Warnai Kreativitas Anak

Sebarkan artikel ini
Ngatiyana Membuka Acara Gebyar PAUD Cimahi 2025 Warnai Kreativitas Anak

Kabarnusa24.com-KOTA CIMAHI — Ratusan anak dari berbagai PAUD, TK, dan kelompok bermain se-Kota Cimahi tumpah ruah memenuhi halaman selasar Gedung B Kompleks Kantor Pemerintah Kota Cimahi pada Minggu, 16/11/2025 dalam perhelatan Gebyar PAUD Cimahi 2025.

Mengusung tema “Melukis Cerita, Menanam Nilai”, acara ini menghadirkan rangkaian aktivitas penuh warna yang menggabungkan kreativitas, edukasi, dan pembentukan karakter sejak usia dini.

Acara dibuka resmi oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan seperti ini dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Gebyar PAUD bukan sekadar ruang bermain, tetapi sarana memperkuat karakter, kreativitas, serta perkembangan motorik anak. Melalui seni, anak belajar mengekspresikan diri, membangun kepercayaan diri, dan menyerap nilai-nilai positif dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.

Salah satu sesi paling diminati adalah kegiatan “Menanam Nilai”, di mana anak-anak diajak memahami nilai budi pekerti melalui permainan edukatif, dongeng, dan interaksi bersama fasilitator. Tidak hanya anak, guru dan orang tua pun ikut terlibat untuk memastikan nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, area melukis menjadi pusat perhatian. Warna-warna cerah dari karya anak-anak menghiasi lokasi acara, menggambarkan dunia imajinasi yang mereka tuangkan dengan bebas dan penuh antusias.

Menjelang akhir acara, panitia menyerahkan penghargaan apresiasi kepada lembaga PAUD serta peserta yang menunjukkan kreativitas dan semangat belajar luar biasa.

Penyelenggara berharap Gebyar PAUD Cimahi dapat terus digelar setiap tahun sebagai ajang peningkatan mutu layanan PAUD dan wadah menanamkan nilai positif bagi generasi awal Kota Cimahi.

Gelak tawa, warna-warni karya, dan kehangatan interaksi menjadi penanda bahwa pendidikan usia dini bukan hanya soal belajar, tetapi juga menumbuhkan karakter dan kebahagiaan sejak dini.**fajar

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin