SIBOLGA —Kabarnusa24.com) Di tengah kondisi darurat akibat banjir dan longsor yang melanda Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga, HM Jamil Zeb Tumori, mengeluarkan seruan penting kepada seluruh elemen masyarakat dan pemerintah: hentikan saling membenturkan, dan fokus pada penanganan bencana secara bersama-sama.Kamis,4/12/2025)
Dalam keterangannya, Jamil mengingatkan bahwa situasi krisis seperti ini tidak boleh menjadi ruang bagi konflik kepentingan, perpecahan, atau adu narasi antarpihak.
“Ini bukan waktu untuk saling menuduh atau membenturkan masyarakat dengan pemerintah. Ini adalah waktu untuk bersatu. Kita hadapi bencana ini bersama, dengan akal sehat dan rasa kemanusiaan,” tegas HM Jamil Zeb Tumori.
Jamil menekankan bahwa ribuan warga terdampak membutuhkan tindakan cepat dan koordinasi yang solid, bukan keributan politik atau gesekan sosial yang semakin memperparah keadaan.
Sebagai Wakil Ketua DPRD, ia memastikan lembaganya siap mengawal anggaran kebencanaan, memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran, sekaligus mendorong seluruh instansi bergerak cepat tanpa birokrasi yang mempersulit.
“Kita harus satu barisan. TNI–Polri, pemerintah daerah, relawan, organisasi masyarakat, hingga warga di akar rumput, semua harus bergandengan tangan. Keselamatan rakyat jauh lebih penting daripada kepentingan apa pun,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan logistik, pemulihan akses, dan penanganan pascabencana.
Seruan persatuan dari Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga ini mendapat perhatian luas karena dianggap sebagai pesan moral yang dibutuhkan di tengah situasi sulit. Publik berharap momentum ini menjadi dasar bangkitnya kembali wilayah Sibolga–Tapteng pascabencana,tutupnya.
(Hasanuddingulo)







