Tapanuli Tengah —Kabarnusa24.com) Kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Bakhtiar Ahmad Sibarani dan Rahmansyah Sibarani yang pada hari ini kembali menyambangi wilayah terdampak banjir di Kecamatan Barus. Keduanya menyalurkan bantuan untuk warga di Desa Kinali dan Desa Ujung Batu, dua desa yang mengalami dampak cukup berat akibat curah hujan ekstrem beberapa hari terakhir.selasa,9/12/2025)
Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan mendesak seperti bahan pangan, air bersih, perlengkapan harian, selimut, obat-obatan, hingga dukungan logistik untuk keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Kehadiran mereka di tengah warga memberikan dorongan moral yang sangat dibutuhkan masyarakat di saat pemerintah daerah dianggap belum maksimal menjangkau seluruh titik terdampak.
Meskipun Bakhtiar Ahmad Sibarani tidak lagi menjabat sebagai pejabat negara, kepeduliannya terhadap warga Tapanuli Tengah tidak pernah surut. Ia kembali membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak harus menunggu jabatan. Komitmen itu terlihat nyata melalui aksi cepat dan konsistensinya turun langsung membantu warga sejak awal bencana melanda.
Yang semakin mendapat apresiasi warga adalah langkah Bakhtiar yang mendatangkan alat-alat berat ke lokasi bencana. Alat tersebut digunakan untuk membersihkan material longsor, mengeruk saluran yang tersumbat, membuka kembali jalan desa yang tertutup lumpur, serta mempercepat proses evakuasi barang-barang warga. Di beberapa titik, alat berat bahkan bekerja hingga malam hari demi memulihkan akses yang sangat dibutuhkan warga.
Warga Desa Kinali dan Desa Ujung Batu menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang mendalam. Banyak warga mengaku bantuan ini sangat membantu karena kondisi desa masih lumpuh dan beberapa keluarga belum tersentuh bantuan apa pun sebelumnya.
“Kami sangat berterima kasih, di saat kami bingung harus mulai dari mana, bantuan beliau datang. Jalan kami bisa terbuka kembali dan kebutuhan harian kami terpenuhi,” ujar salah seorang warga.
Di tengah kondisi cuaca yang masih tidak menentu, kehadiran dua tokoh ini dinilai menjadi contoh nyata bahwa solidaritas dan aksi cepat jauh lebih penting daripada status jabatan. Masyarakat berharap dukungan serupa terus hadir, baik dari pemerintah maupun pihak lainnya, demi mempercepat pemulihan desa-desa terdampak banjir di Barus,tutupnya.
(Hasanuddingulo)







