Berita

Penarikan Excavator Dari Lokasi Bencana Kota Sibolga Diduga Di Politisasi

4
×

Penarikan Excavator Dari Lokasi Bencana Kota Sibolga Diduga Di Politisasi

Sebarkan artikel ini
Penarikan Excavator Dari Lokasi Bencana Kota Sibolga Diduga Di Politisasi

SIBOLGA |Kabarnusa24.com)Penarikan alat berat (Excavator) yang sebelumnya dipinjamkan oleh PT PLN Indonesia Power kepada Pemerintah Kota Sibolga (Pemko Sibolga) untuk penanggulangan bencana alam, menjadi perbincangan hangat ditengah-tengah masyarakat Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Pasalnya, penerikan Excavator tersebut diduga sarat Kepentingan dan di Politisasi, karena penarikan excavator dari lokasi bencana tidak dilakukan oleh pihak pemberi langsung PT PLN Indonesia Power, melainkan BUMD Mual Nauli Tapanuli Tengah selaku pemilik excavator.

Sebelumnya, penarikan excavator ini dipertanyakan oleh salah seorang Anggota DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori yang meminta GM PT PLN Indinesia Power Sibolga dicopot.

“”Copot GM PT PLN INDONESIA POWER. Hujan Mau Turun ” Alat Berat di Tarik…! Tambah Banjiiiiirlah.,Kok Bisa Yach..,” tulis Jamil di Media Sosial Facebooknya, Rabu (10/12/2025) malam.

Informasi yang dihimpun media, penarikan ekskavator tersebut semakin hangat diperbincangkan masyarakat Kota Sibolga dan Tapteng, setelah muncul postingan di Media Sosial Facebook yang menyeret-nyeret nama mantan Bupati Tapteng Periode 2017-2022, Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Lanjut, tanpa disertai klarifikasi resmi maupun penjelasan utuh kepada publik, penerikan excavator yang menyeret nama Bakhtiar Ahmad Sibarani itu dinilai berpotensi membangun opini sesat dan memperkeruh suasana.

Sementara itu, tokoh masyarakat dan pemerhati kebijakan publik menilai penarikan ini janggal dan sensitif terhadap kondisi warga, terutama ketika masyarakat masih berjuang membersihkan sisa-sisa material lumpur pasca bencana.

“Jika alat itu digunakan untuk kepentingan rakyat, penarikan mendadak patut dipertanyakan. Jangan sampai ada yang memancing didalam air yang keruh, dengan mempolitisasi permasalahan ini dan menyeret-nyeret nama Bakhtiar Sibarani, yang dikenal baik dan peduli kepada masyarakat,” kata Mustafa Marbun, salah seorang tokoh masyarakat,tutupnya.

(Hasanuddingulo)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin