Medan –Kabarnusa24.com) Program Doktor (S3) Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Ujian Kualifikasi Disertasi pada Jumat, 9 Januari 2026. Ujian tersebut diikuti oleh Dr. (HC) HM Jamil Zeb Tumori, S.H., M.A.P., M.I.Kom., dan berlangsung di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USU.
Ujian kualifikasi disertasi ini dilaksanakan oleh Majelis Penguji yang terdiri dari lima akademisi senior, yakni Prof. Dr. Iskandar Zulkarnaen, M.Si, Prof. Dr. Humaizi, M.A, Prof. Dr. Suwardi Lubis, M.S, Dr. Sakhyan Asmara, M.S.P, serta Syafruddin Pohan, M.Si., Ph.D.
Dalam ujian tersebut, peserta memaparkan rancangan disertasi dan menjawab berbagai pertanyaan serta masukan dari para penguji yang mencakup aspek teoritis, metodologi penelitian, hingga kontribusi akademik yang diharapkan dari penelitian disertasi.
Ketua Majelis Penguji, Prof. Dr. Iskandar Zulkarnaen, M.Si, menyampaikan bahwa secara umum kandidat telah menunjukkan penguasaan materi yang memadai dan kerangka penelitian yang relevan dengan pengembangan ilmu komunikasi.
“Secara akademik, yang bersangkutan telah memenuhi syarat sebagai Kandidat Doktor. Terdapat beberapa catatan penyempurnaan yang bersifat konstruktif dan menjadi bagian dari proses akademik menuju tahap penelitian disertasi,” ujar Prof. Iskandar.
Berdasarkan hasil penilaian majelis penguji, HM Jamil Zeb Tumori dinyatakan lulus dengan nilai A (80). Dengan capaian tersebut, yang bersangkutan secara resmi berhak menggunakan gelar Kandidat Doktor (Cand.) sesuai ketentuan akademik yang berlaku.
Sementara itu, HM Jamil Zeb Tumori menyampaikan rasa syukur atas hasil ujian kualifikasi yang diraih serta komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh masukan dari para penguji.
“Saya bersyukur atas hasil ini. Seluruh masukan dari para penguji akan menjadi dasar penting untuk penyempurnaan dan pendalaman riset disertasi ke depan,” katanya.
Dengan kelulusan ujian kualifikasi ini, HM Jamil Zeb Tumori melanjutkan ke tahap penelitian disertasi sebagai tahapan akhir dalam proses akademik menuju perolehan gelar Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara,tutupnya.
(Hasanuddingulo)







