Daerah

Kemenag Jabar dan Polda Jabar Perkuat Sinergi: Jaga Kerukunan Melalui Dai Kamtibmas dan Posko Mudik Terintegrasi

7
×

Kemenag Jabar dan Polda Jabar Perkuat Sinergi: Jaga Kerukunan Melalui Dai Kamtibmas dan Posko Mudik Terintegrasi

Sebarkan artikel ini
Kemenag Jabar dan Polda Jabar Perkuat Sinergi: Jaga Kerukunan Melalui Dai Kamtibmas dan Posko Mudik Terintegrasi

BANDUNG – Sinergitas antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat terus diperkuat guna menjaga stabilitas sosial dan kerukunan umat beragama. Langkah strategis ini dibahas dalam audiensi antara Kepala Kanwil Kemenag Jabar, H. Dudu Rohman, dengan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, di Mapolda Jabar, Selasa (13/01/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua instansi untuk menyatukan visi dalam menciptakan harmoni di wilayah Jawa Barat melalui pendekatan keagamaan dan keamanan yang terintegrasi.

Kolaborasi Hingga Tingkat Akar Rumput

Kepala Kanwil Kemenag Jabar, H. Dudu Rohman, menegaskan bahwa kerukunan dan keamanan adalah fondasi utama kehidupan beragama. Ia mendorong agar kolaborasi ini tidak hanya berhenti di tingkat provinsi, tetapi merambah hingga ke level paling dasar.

Sinergi KUA & Polsek: Penguatan kerja sama akan melibatkan Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan dengan Polsek setempat.

Optimalisasi Dai Kamtibmas: Program unggulan yang melibatkan para pendakwah untuk menyampaikan pesan toleransi dan keamanan masyarakat (Kamtibmas) berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas.

Literasi Masyarakat: Mendorong pemahaman publik mengenai pentingnya toleransi, kebersamaan, dan kesetaraan.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, menyambut hangat inisiatif ini. Beliau menegaskan bahwa jajaran kepolisian siap memberikan dukungan penuh bagi program-program Kemenag yang bersentuhan dengan ketertiban umum.

“Kami siap bersinergi dan menurunkan kerja sama ini sampai ke Polres dan Polsek. Jika Kementerian Agama membutuhkan dukungan, silakan memanfaatkan peran dan fungsi kepolisian demi menjaga ketertiban masyarakat,” tegas Kapolda.

Inovasi Pelayanan: Posko Mudik Bersama

Salah satu poin menarik dalam pertemuan tersebut adalah rencana pembentukan Posko Mudik Bersama. Integrasi antara posko kepolisian dan posko Kemenag diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih komprehensif, memberikan rasa aman secara fisik sekaligus kenyamanan bagi masyarakat yang menjalankan tradisi mudik.

Modal Sosial: Indeks Kerukunan Jabar Tinggi

Kakanwil menambahkan bahwa upaya penguatan ini berpijak pada capaian positif Jawa Barat. Berdasarkan penelitian P3M Universitas Indonesia tahun 2025, Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) Jawa Barat mencapai 79,43. Angka ini menempatkan Jawa Barat dalam kategori “Rukun Tinggi” dan berada di atas rata-rata nasional.

Audiensi ini ditutup dengan komitmen kuat dari kedua belah pihak untuk menjadikan Jawa Barat sebagai wilayah yang aman, damai, dan harmonis melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin