DaerahKetahanan Pangan

Diduga Imbas Unggahan Viral Buah Naga Berulat, Distribusi MBG Balita di 5 Posyandu Ujungpendok Jaya Dipending 14 Hari

43
×

Diduga Imbas Unggahan Viral Buah Naga Berulat, Distribusi MBG Balita di 5 Posyandu Ujungpendok Jaya Dipending 14 Hari

Sebarkan artikel ini
Diduga Imbas Unggahan Viral Buah Naga Berulat, Distribusi MBG Balita di 5 Posyandu Ujungpendok Jaya Dipending 14 Hari

 

Indramayu, Kabarnusa24.com
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi balita di lima Posyandu Mawar, Desa Ujungpendok Jaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, dipending sementara selama 14 hari.

Kebijakan ini diduga berkaitan dengan viralnya unggahan di media sosial yang menampilkan buah naga berulat yang disebut-sebut berasal dari menu MBG.
Unggahan tersebut pertama kali dibagikan oleh salah satu orang tua balita dan dengan cepat menyebar luas, sehingga memicu polemik serta kekhawatiran masyarakat terkait kualitas makanan yang dibagikan di posyandu.

Namun, alih-alih dilakukan klarifikasi terbuka sejak awal, distribusi MBG justru dilaporkan tidak berjalan. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan di kalangan orang tua balita karena anak-anak mereka dinilai kehilangan hak atas asupan gizi.

“Kalau memang ada masalah, seharusnya diperiksa dan dijelaskan secara terbuka, bukan malah dihentikan. Yang dirugikan justru anak-anak kami,” ujar salah satu orang tua balita.

Menanggapi hal tersebut, Pengurus MBG, Trisna Sugiarto, S.I.P., melalui Tri Septi selaku karyawan atau SPPG, memberikan klarifikasi pada Selasa (11/2/2026). Ia menegaskan bahwa pengiriman paket MBG (B3) ke Desa Ujungpendok Jaya bukan dihentikan, melainkan dipending sementara atas instruksi pimpinan.

“Penghentian sementara ini dilakukan menyusul kejadian sebelumnya dan untuk keperluan evaluasi. Tidak ada penyetopan atau pengakhiran pendistribusian MBG,” jelasnya.

Menurutnya, langkah tersebut murni diambil sebagai upaya evaluasi agar ke depan pelaksanaan program MBG dapat berjalan lebih baik dan tertib. Distribusi MBG akan kembali dilaksanakan setelah ada instruksi lanjutan dari pimpinan.
“Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan pengertiannya,” pungkasnya.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin