Bondowoso– Kabarnu24.com
Dalam rangka memaknai bulan suci Ramadan yang penuh berkah, UPTD Puskesmas Cermee menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan.
Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting di Kecamatan Cermee, di antaranya Ketua MWC NU Cermee, KH. Faidul Mannan, KH. Abdurrahman, Camat Cermee Rizky Idham Lukmana, Kapolsek Cermee, Danramil Cermee, serta para tokoh masyarakat setempat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum untuk berbuka puasa bersama, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim piatu di wilayah Cermee.

Penyerahan santunan dilakukan secara langsung kepada para penerima dengan harapan dapat memberikan kebahagiaan dan semangat di bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya, Camat Cermee, Rizky Idham Lukmana, menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan mempererat kerukunan masyarakat.
Beliau menyampaikan bahwa berbagi kepada sesama, terutama kepada anak yatim piatu dan masyarakat yang membutuhkan, merupakan salah satu bentuk keindahan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Puskesmas Cermee, karena selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat.
Sementara itu, Plt. Kepala UPTD Puskesmas Cermee, dr. Putri Endah Wulandari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesehatan dan nilai-nilai agama memiliki hubungan yang sangat erat dalam kehidupan manusia.
Beliau menjelaskan bahwa agama mengajarkan umat manusia untuk menjaga kebersihan, pola hidup sehat, serta menjaga keseimbangan antara jasmani dan rohani.
Kesehatan bukan hanya tentang fisik yang kuat, tetapi juga tentang ketenangan hati dan kedekatan kita kepada Tuhan.
Ketika seseorang menjalankan ajaran agama dengan baik, seperti menjaga kebersihan, mengatur pola makan, serta menjalani hidup dengan penuh kesabaran, maka hal itu juga berdampak positif bagi kesehatan,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Ramadan sebagai waktu untuk memperbaiki diri, menjaga kesehatan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Melalui kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara tenaga kesehatan dan masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih sehat, harmonis, dan penuh keberkahan.







