DEPOK, KABARNUSA24.COM
Gelontorkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok senilai Rp 9,7 miliar untuk pembangunan Trotoar di Jalan Raya Sawangan, Kota Depok.
Namun kondisi pembangunan trotoar tersebut baru sekitar satu tahun rampung dibangun, kini mengalami ambles sekitaran ke aliran Kali Angsana.
Padahal fungsi trotoar sebagai jalur aman bagi pejalan kaki menjadi terganggu. Terlebih, lokasi tersebut berada di ruas jalan dengan tingkat lalu lintas yang padat, sehingga potensi risiko kecelakaan meningkat.
Ketika trotoar mengalami kerusakan, fungsinya tidak lagi berjalan optimal, sehingga menimbulkan berbagai risiko atau ancaman bagi masyarakat pengguna jalan. Akibatnya, pejalan kaki memilih turun ke badan jalan untuk melanjutkan perjalanan.
Kondisi tersebut meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas karena pejalan kaki harus berbagi ruang dengan kendaraan bermotor. Pada jalan dengan volume kendaraan tinggi, risiko ini menjadi jauh lebih besar.
Amanatan wartawan dilapangan, Sabtu (01/07/26) trotoar tersebut ditutupi dengan terpal biru dan hanya disangga menggunakan batang-batang bambu agar tidak semakin ambruk ke aliran Kali Angsana.
Pengamat Kebijakan Publik dan Sosial Politik Ley Bolon menilai permasalahan trotoar di Sawangan Depok yang amblas dari segi pembangunan trotoar sebaiknya tidak hanya berorientasi pada standar fisik. Menurutnya, aspek kebutuhan serta budaya masyarakat juga perlu dipertimbangkan.
Terlebih terkait desain trotoar di Kota Depok, menurutnya harus disesuaikan dengan karakter masyarakat dan lingkungan lokal. Agar benar-benar bermanfaat sekaligus berkelanjutan.
Ley Bolon mencontohkan desain pedestrian di tetangga daerah sebelah Kota Depok yang dibuat untuk melindungi pejalan kaki agar tidak membahayakan pengguna jalan yang lainnya, dan kualitas segi penataan dari awal pembangunan proyek trotoar juga sangat teliti untuk mencegah hal-hal terjadinya kerusakan dan musibah kedepannya.
Berbeda dengan negara-negara Barat yang masyarakatnya lebih taat peraturan dan trotoar tidak dijadikan tempat usaha jualan.(Rizky Tile)







