Nasional

Tidak Ada Petugas dan Bahayakan Pengguna Lain, Depan Kantor Walikota Jakarta Selatan Banyak Motor Putar Balik Ditempat Larangan

11
×

Tidak Ada Petugas dan Bahayakan Pengguna Lain, Depan Kantor Walikota Jakarta Selatan Banyak Motor Putar Balik Ditempat Larangan

Sebarkan artikel ini
Tidak Ada Petugas dan Bahayakan Pengguna Lain, Depan Kantor Walikota Jakarta Selatan Banyak Motor Putar Balik Ditempat Larangan
Foto : Tampak Terlihat Kendaraan Motor Putar Balik Depan Kantor Walikota Adminitrasi Jakarta Selatan

JAKARTA, KABARNUSA24.COM
Pengendara motor pastinya paham kalau keselamatan saat berkendara wajib menjadi hal yang utama. Sayangnya banyak nih pengendara motor yang punya kebiasaan–kebiasaan buruk di jalanan.

Beberapa di antaranya malah cenderung membahayakan diri maupun pengendara lain. Seperti hal buruknya terlihat wartawan dilapangan, Rabu (19/08/26) sudah tidak ada petugas berjaga dan meski sudah terpasangnya pembatas jalan, sejumlah pengendara sepeda motor masih nekat putar balik arah di jalan Prapanca Raya, Petogogan, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tepatnya persis depan kantor Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan.

Para pemotor terlihat mengabaikan pembatas jalan sehingga di lakukan penggeseran untuk dilalui kendaraan motor berputar balik arah ke jalan Blok M, padahal sudah jelas larangan putar balik yang telah dipasang pembatas di lokasi demi memangkas waktu perjalanan.

Aksi tersebut tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya

Pelanggaran lawan arah di kawasan ini masih kerap terjadi meski pengawasan elektronik telah diberlakukan. Kondisi tersebut menunjukkan rendahnya kesadaran sebagian pengendara terhadap pentingnya tertib berlalu lintas.

Diungkapkan beberapa warga sekitar Petogogan, pembatas jalan berupa traffic cone yang seharusnya menutup akses putar balik, dilaporkan kerap dibuka paksa oleh oknum tak bertanggung jawab.

Agung (47) menyebut lokasi ini depan kantor walikota Jakarta Selatan langganan kecelakaan. Dalam beberapa bulan terakhir kemarin, sudah terjadi tabrakan mulai dari mobil pribadi menabrak sepeda motor akibat ada kendaraan motor yang tiba-tiba putar balik.

“Kondisi jalan yang menurun dan menanjak membuat kendaraan dari arah Cipete menuju Blok M melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga sangat berbahaya jika ada yang memotong atau memutar balik arah di jalur yang sudah dilarang.” Ujarnya kepada wartawan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, di lokasi menunjukkan pembatas jalan sering dalam kondisi terbuka meskipun rambu larangan putar balik sudah terpasang jelas. “Masyarakat memang susah diatur, sudah jelas ada pembatas larangan buat putar balik masih bandel. Di depan jalan putar balik lebar, kenapa harus di sekitar ini juga dipaksa buat putar balik. Memang agak dekat dan cepat untuk balik disini, tapi dia tidak memikirkan bahaya dirinya sendiri.” ujarnya.(Rizky Tile)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin