JAKARTA, KABARNUSA24.COM
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Aula Prona, Jakarta, Kamis (17/09/26).
Kegiatan ini menjadi langkah konkret memperkuat sinergi dengan Komisi II DPR RI guna mempercepat pencapaian target 3 juta bidang tanah bersertipikat bagi warga kurang mampu.
Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Andi Tenri Abeng, membuka acara tersebut. “Mari jadikan forum ini titik awal kolaborasi yang lebih erat, agar rumah layak huni berdiri di atas tanah bersertipikat bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.
Target penyelesaian yang semula direncanakan rampung pada 2028, kini didorong dipercepat menjadi 2027 berdasarkan arahan Menteri ATR/Kepala BPN. Andi Tenri menegaskan, pencapaian sasaran ambisius ini tidak dapat dijalankan sendirian.
“Kita perlu bersinergi bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta jajaran Komisi II DPR RI. Semoga kerja sama ini dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat di lapangan,” katanya.

Dukungan penuh disampaikan Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera, yang hadir secara daring. “Kami di Komisi II dukung 100%. Target yang semula tiga tahun kini dipercepat menjadi dua tahun kami akan perjuangkan agar anggarannya tersedia. Semoga ini membahagiakan 3 juta keluarga berpenghasilan rendah, sejalan dengan janji Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.
Acara menghadirkan sejumlah pembicara kunci, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Bahrun Munawir, Kepala Subdirektorat Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang Sigit Santosa, serta perwakilan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Kegiatan dipandu Kepala Bagian Penganggaran Biro Rencana Daviet Haryanto Setyohatmoko.
Sosialisasi ini diikuti secara daring oleh seluruh Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Kantor Pertanahan se-Indonesia, sebagai bagian dari upaya menyamakan pemahaman serta memperkuat koordinasi pelaksanaan program hingga ke daerah.(Rizky Tile)








