Indramayu, kabarnusa24.com
Aliansi Petani Gantar Bersatu (APGB) mendatangi Bendungan Sadawarna untuk menyuarakan tuntutan pembangunan jaringan saluran irigasi yang dapat mengalirkan air dari bendungan menuju lahan persawahan petani.
Kedatangan APGB merupakan bentuk perjuangan petani yang mengharapkan keberadaan Bendungan Sadawarna tidak sekadar menjadi infrastruktur penampung air, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pengairan sawah.
Bagi para petani, ketersediaan air merupakan kebutuhan mendasar yang sangat menentukan keberhasilan musim tanam, produktivitas pertanian, serta keberlangsungan mata pencaharian mereka.
Namun, tanpa didukung jaringan saluran irigasi yang memadai, potensi sumber air dari bendungan tersebut dinilai belum dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengairi lahan pertanian.
Melalui aksi tersebut, APGB berharap pemerintah dan instansi terkait memberikan perhatian serius terhadap aspirasi petani serta segera mengambil langkah konkret untuk merealisasikan pembangunan saluran irigasi.
Petani berharap pembangunan jaringan irigasi tidak terus tertunda. Sebab, manfaat bendungan seharusnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama para petani yang membutuhkan kepastian pasokan air untuk menunjang kegiatan pertanian.
Kini, para petani menantikan tindak lanjut nyata dari pihak terkait agar kebutuhan irigasi dapat terpenuhi dan lahan persawahan di wilayah Gantar memperoleh pasokan air secara memadai.