Berita

KMP Jatra II Angkut Bantuan Besar untuk Sibolga–Nias: Laut Jadi Jalur Penyelamat di Tengah Bencana

15
×

KMP Jatra II Angkut Bantuan Besar untuk Sibolga–Nias: Laut Jadi Jalur Penyelamat di Tengah Bencana

Sebarkan artikel ini
KMP Jatra II Angkut Bantuan Besar untuk Sibolga–Nias: Laut Jadi Jalur Penyelamat di Tengah Bencana

PADANG, 5 Desember 2025 —Kabarnusa24.com) Ketika banjir dan longsor memutus akses darat di sejumlah titik Sumatera Barat dan Sumatera Utara, jalur laut kembali menjadi tumpuan utama distribusi bantuan. Warga, relawan, dan korporasi bergerak cepat menghimpun logistik yang kemudian diberangkatkan melalui KMP Jatra II milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk disalurkan ke masyarakat terdampak bencana di Sibolga dan Nias.

Pada Jumat (5/12) pukul 12.10 WIB, KMP Jatra II lepas tambat dari Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, membawa bantuan vital: beras, elpiji, kasur, paket sembako, serta 7 unit excavator dan 2 dump truk yang dibutuhkan untuk percepatan pembukaan kembali ruas jalan yang tertimbun material longsor.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata lintas-lembaga.

“Misi kemanusiaan ini terlaksana berkat dukungan Danantara, Kementerian Perhubungan, Koarmada TNI AL, Direktorat Jenderal Bea Cukai Kemenkeu, serta sinergi BUMN Karya seperti Hutama Karya, Nindya Karya, Adhi Karya, Brantas Abipraya, dan Wijaya Karya. Semua bergerak dengan satu tujuan: membantu masyarakat bangkit dari situasi sulit,” ujarnya.

Heru menambahkan bahwa keberadaan alat berat sangat menentukan pemulihan konektivitas wilayah.
“Begitu jalur darat terbuka kembali, mobilitas logistik dan aktivitas masyarakat akan pulih lebih cepat,” tegasnya.

Dari posko operasi Teluk Bayur, tercatat 53 penumpang terdiri dari relawan, sopir, serta operator alat berat ikut berangkat. Total kendaraan yang diangkut mencapai 21 unit, meliputi sepeda motor, mobil pribadi, pick-up, truk, hingga excavator PC 200/210 long arm.
ASDP membebaskan seluruh penumpang serta kendaraan bermuatan bantuan dari biaya tiket sebagai bentuk komitmen korporasi terhadap misi kemanusiaan.

General Manager ASDP Cabang Padang Hari Gunanto mengatakan bahwa keberangkatan kapal didukung koordinasi intensif dengan berbagai pihak.
“Pelindo Regional 2 Teluk Bayur memberikan dukungan penuh sejak proses tambat, bongkar muat, hingga fasilitas operasional pelabuhan. Kolaborasi ini memastikan semua berjalan aman dan efektif,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi BUMN Karya menjadi kunci pengiriman alat berat dan logistik dalam waktu singkat.
“Respons mereka sangat cepat. Konsolidasi logistik berlangsung tanpa hambatan berarti,” tambah Hari.

Namun yang paling terlihat adalah solidaritas masyarakat. Warga Padang, Pariaman, Pesisir Selatan, hingga komunitas perantau Sumut bergerak spontan mengumpulkan air minum, pakaian layak, bahan pokok, serta perlengkapan bayi. Sejak pagi, antrean kendaraan bantuan mengular di halaman Pelabuhan Teluk Bayur, sementara relawan memastikan setiap paket tercatat dan terangkut.

“Setiap menit sangat berarti bagi saudara-saudara kita,” ujar Hari. “ASDP berkomitmen memastikan proses pelayaran berlangsung aman dan lancar.”

KMP Jatra II merupakan kapal Ro-Ro ferry berukuran 3.902 GT, panjang 90,79 meter, lebar 15,6 meter, dengan kapasitas hingga 570 penumpang, 18 truk besar, 4 truk sedang, dan 27 kendaraan golongan IVA. Kapal ini beroperasi dengan kecepatan 10 knot, dirancang untuk mendukung konektivitas logistik antarpulau.

Di tengah duka akibat bencana, Indonesia kembali menunjukkan bahwa solidaritas adalah kekuatan terbesar bangsa ini. Melintasi gelombang, KMP Jatra II membawa lebih dari sekadar logistik—ia membawa harapan bagi Sumatera,tutupnya.

(Hasanuddingulo)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin