Nasional

Kurang Perhatian dari Pejabat, Plafon Atap Kantor Kelurahan Kramat Pela Kebayoran Baru Jaksel Bolong

4
×

Kurang Perhatian dari Pejabat, Plafon Atap Kantor Kelurahan Kramat Pela Kebayoran Baru Jaksel Bolong

Sebarkan artikel ini
Kurang Perhatian dari Pejabat, Plafon Atap Kantor Kelurahan Kramat Pela Kebayoran Baru Jaksel Bolong
Foto : Plafon Atap Kelurahan Kramat Pela Kebayoran Baru Bolong

JAKARTA, KABARNUSA24.COM
Kantor milik Pemerintah menghadapi masalah serius terkait kebersihan dan fasilitas dasar, yang membuat lingkungan tampak kumuh pandangan dari luar gedung yang terlihat dari aktivitas masyarakat saat berkunjung untuk mengurus administrasi surat-surat.

Pasalnya, sudah masukin pertengahan bulan ke 7 tahun 2026 bangunan kantor milik pemerintah yaitu Kantor Kelurahan Kramat Pela Kebayoran Baru menjadi perhatian publik karena kondisinya yang tidak terawat dan tidak nyaman ketika dikunjungi masyarakat.

Seperti terlihat nya Wartawan saat beristirahat di sebuah taman tepatnya depan kantor kelurahan Kramat Pela Kebayoran Baru Jaksel, Rabu (29/07/26) jelang sore, nampak terlihat dari bagian atap plafon Kantor Kelurahan Kramat Pela Kebayoran Baru Jaksel tampak tidak terawat dengan baik pada atap dinding banyak bolong-bolong alias rusak.

Kantor Kelurahan Kramat Pela Kebayoran Baru merupakan salah satu kantor paling ramai dikunjungi warga setiap harinya. Di tempat inilah masyarakat mengurus berbagai dokumen penting seperti KTP, KK, akta kelahiran, hingga dokumen kependudukan lainnya. Namun, kondisi fisik bangunan yang rusak justru menimbulkan kekhawatiran baru.

Sejumlah pihak yaitu Pengamat Kebijakan Publik dan Sosial Politik Ley Bolon menilai kerusakan pada atap plafon di Aset Negara tidak ada yang peduli untuk perbaikan ini bisa mencoreng citra pemerintah daerah.

Apalagi Kantor Kelurahan Kramat Pela kerap menjadi tempat menerima tamu penting dan pusat kegiatan resmi untuk pelayanan masyarakat. “Bagaimana masyarakat mau percaya, kalau kantor pemerintahan saja tidak terurus,” Ujarnya saat dimintai tanggapan Wartawan, Rabu (29/07/26).

Lebih lanjut, Ley Bolon mengatakan, “Ini tempat pelayanan publik, tapi plafonnya sudah bolong. Pemerintah harus cepat tanggap,” Ujarnya

Meski belum diketahui penyebab kerusakan maupun sejak kapan kondisi itu terjadi, keberadaan plafon yang rusak memunculkan pertanyaan mengenai pemeliharaan gedung pemerintahan.

Selain mengurangi estetika, kerusakan yang dibiarkan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan apabila tidak segera ditangani.

Pemeliharaan gedung pemerintah merupakan bagian dari pengelolaan aset daerah yang harus dilakukan secara berkala. Perawatan yang baik tidak hanya menjaga fungsi bangunan, tetapi juga mencerminkan tata kelola pemerintahan yang tertib dan bertanggung jawab.

Masyarakat berharap instansi terkait segera melakukan pemeriksaan dan perbaikan agar kondisi bangunan tetap aman, nyaman, dan layak sebagai wajah Pemerintah Kotamadya Jaksel melalui Kantor Kelurahan Kramat Pela Kebayoran Baru dalam memberikan pelayanan kepada publik.

Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai alasan keterlambatan perbaikan plafon tersebut. Publik berharap pejabat pemerintah Kotamadya Jaksel segera mengambil tindakan cepat agar kondisi Aset Negara yang tidak terawat.(Rizky Tile)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin