Nasional

Dibanggakan dikalangan Orang Kaya, Lagi-lagi Rakyat Kecil Dihebohkan adanya Keracunan MBG Ratusan Siswa Kabupeten Karo Jadi Korban

10
×

Dibanggakan dikalangan Orang Kaya, Lagi-lagi Rakyat Kecil Dihebohkan adanya Keracunan MBG Ratusan Siswa Kabupeten Karo Jadi Korban

Sebarkan artikel ini
Dibanggakan dikalangan Orang Kaya, Lagi-lagi Rakyat Kecil Dihebohkan adanya Keracunan MBG Ratusan Siswa Kabupeten Karo Jadi Korban
Foto : Bos Badan Gizi Nasional

JAKARTA, KABARNUSA24.COM
Makan Bergizi Grati kembali dihebohkan dikalangan Masyarakat. Peristiwa yang terjadi di SMA Negeri 1 Berastagi dan SMA Swasta Bersama Berastagi itu sontak membuat orang tua siswa panik.

Bukan tanpa alasan. Sebanyak 289 siswa siswa dilaporkan harus mendapatkan penanganan medis dan dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RS Amanda, RS Efarina, RS Umum Kabanjahe, RS Mina, serta Puskesmas Berastagi.

Di tengah kepanikan tersebut, muncul keterangan dari sejumlah siswa yang mengarah pada dugaan adanya masalah pada makanan yang mereka konsumsi.

Menanggapi hal tersebut Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono melakukan panggilan video dengan Bupati Karo Antonius Ginting. Momen itu diunggah melalui akun TikTok pribadinya @masdarsudaryono pada Jumat (14/08/26).

Hal tersebut sontak Sudaryono dengan mengatakan meminta maaf kepada Antonius atas dugaan keracunan yang dialami siswa SMAN 1 Berastagi seusai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG). “Duh saya minta maaf, Pak Bupati, ini ada yang ramai keracunan ya di tempat Bapak ya,” ujar Sudaryono.

Ia mengatakan, niat BGN adalah memberikan makanan bergizi kepada anak-anak, namun malah terjadi keracunan.

Sudaryono pun meminta tolong kepada Antonius untuk membantu proses investigasi. “Kami investigasi, Pak. Dapurnya kami tutup, kami suspend, dapurnya kemudian kepala SPPG-nya kami copot,” tegasnya.

Berdasarkan data sementara, total korban yang mendapat perawatan medis mencapai 289 orang. Para siswa saat ini tersebar di beberapa fasilitas kesehatan terdekat dengan rincian sebagai berikut, Rumah Sakit (RS) Amanda: 157 orang dengan rincian 137 orang rawat inap dan 20 orang rawat jalan, RS Efarina: 90 orang, RSUD Kabanjahe: 35 orang, RS Mina: 4 orang, Puskesmas Berastagi: 3 orang.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin