Berita

Tangis Haru Masyarakat Iringi Pamit Kepulangan Mahasiswi KKN UNIB 2026 dari Pulau Sapudi

18
×

Tangis Haru Masyarakat Iringi Pamit Kepulangan Mahasiswi KKN UNIB 2026 dari Pulau Sapudi

Sebarkan artikel ini
Tangis Haru Masyarakat Iringi Pamit Kepulangan Mahasiswi KKN UNIB 2026 dari Pulau Sapudi

SUMENEP, Kabarnusa24.Com — Suasana haru dan penuh kesedihan menyelimuti Pelabuhan Tarebung, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, saat para Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ibrahimy (UNIB) Sukorejo Situbondo Tahun 2026 berpamitan untuk kembali ke Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, setelah menyelesaikan rangkaian pengabdian kepada masyarakat di Pulau Sapudi.

Momen perpisahan tersebut menjadi salah satu kenangan yang tidak mudah dilupakan.

Tangis haru pecah ketika para mahasiswa KKN dari berbagai posko Kecamatan Gayam dan Kecamatan Nonggunong, mulai meninggalkan masyarakat yang selama empat puluh hari telah menjadi bagian dari kehidupan mereka.

Di Pelabuhan Tarebung, terlihat para mahasiswa saling berpamitan dengan masyarakat, tokoh agama, perangkat desa, serta warga yang selama ini menjadi tempat berbagi cerita, belajar, dan mengabdi.

Tak sedikit masyarakat yang ikut meneteskan air mata. Bahkan, beberapa mahasiswa terlihat berpelukan erat dengan warga dan keluarga tempat mereka tinggal selama menjalankan program KKN.

Pelukan tersebut seolah menjadi tanda bahwa kedekatan yang terbangun selama masa pengabdian bukan sekadar hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, melainkan telah menjadi sebuah ikatan kekeluargaan.

Tangis semakin pecah ketika satu per satu mahasiswa mulai menaiki KMP. DHARMA FERRY 1 yang akan membawa mereka meninggalkan Pulau Sapudi menuju Pelabuhan Jangkar Situbondo.

Ada senyum yang dipaksakan untuk menutupi kesedihan. Ada lambaian tangan yang terus dilakukan hingga kapal perlahan meninggalkan pelabuhan.

Namun di balik semua itu, tersimpan begitu banyak kenangan selama para mahasiswa menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.

Bagi masyarakat Pulau Sapudi, kehadiran para mahasiswa KKN UNIB bukan hanya membawa berbagai kegiatan dan program pengabdian, tetapi juga menghadirkan semangat, kebersamaan, serta warna baru dalam kehidupan masyarakat.

Begitu pula bagi para mahasiswa, Pulau Sapudi telah menjadi tempat belajar yang sesungguhnya. Mereka tidak hanya belajar dari buku dan bangku kuliah, tetapi juga belajar tentang kehidupan, kesederhanaan, gotong royong, kepedulian, serta bagaimana hidup berdampingan dengan masyarakat.

Perpisahan itu akhirnya bukan tentang berakhirnya sebuah pertemuan, melainkan tentang dimulainya sebuah kenangan yang akan selalu tersimpan.

“Selamat jalan, para pejuang pengabdian. Terima kasih telah hadir, berbagi, belajar dan mengabdi bersama masyarakat Pulau Sapudi. Semoga setiap langkah dan ilmu yang telah diberikan menjadi amal kebaikan serta membawa keberkahan.” Ujar salah satu Masyarakat Pulau Sapudi

Pulau Sapudi mungkin akan kembali seperti sebelumnya, tetapi jejak pengabdian dan kenangan para Mahasiswi KKN UNIB Sukorejo Tahun 2026 akan selalu menjadi bagian dari cerita masyarakat di Kecamatan Gayam dan Kecamatan Nonggunong.

Selamat jalan, selamat kembali ke Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo. Sampai bertemu kembali di lain kesempatan.
Dari Pulau Sapudi, Sumenep — sebuah perpisahan dengan air mata, doa, dan sejuta kenangan.

Penulis

Penulis: VANNI HERADIKAHEditor: REDAKSI
Jurnalist: Dewi Apriatin