Indramayu, kabarnusa24.com
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu terus memperkuat pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui program pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C.
Kegiatan belajar mengajar yang digelar pada Jumat (7/8/2026) tersebut merupakan hasil kerja sama Lapas Kelas IIB Indramayu dengan Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Kabupaten Indramayu.
Proses pembelajaran berlangsung secara interaktif di Ruang Belajar Lapas. Para WBP mendapatkan materi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Sejarah yang diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta memperkuat karakter.
Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Berthoni, mengatakan pendidikan merupakan hak dasar yang harus tetap dipenuhi, termasuk bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan.
Menurutnya, program pendidikan kesetaraan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal pengetahuan dan keterampilan bagi WBP sehingga mereka memiliki kesiapan yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Pendidikan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan karena dapat membuka kesempatan bagi warga binaan untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah selesai menjalani masa pidana,” ujarnya.
Kolaborasi antara Lapas Kelas IIB Indramayu dan SPNF Kabupaten Indramayu tersebut menjadi salah satu upaya menciptakan lingkungan pembinaan yang humanis, edukatif, dan produktif.
Melalui program ini, warga binaan tidak hanya menjalani pembinaan selama berada di dalam Lapas, tetapi juga diberikan kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan sebagai bekal menuju kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.







