BeritaDaerahFotoHiburanHukum & KriminalKriminalLingkunganTNI - POLRI

Keresahan Warga Memuncak: Ada Apa dengan Kamtibmas Polsek Sibiru-biru Terkait Judi Tembak Ikan?

12
×

Keresahan Warga Memuncak: Ada Apa dengan Kamtibmas Polsek Sibiru-biru Terkait Judi Tembak Ikan?

Sebarkan artikel ini
Keresahan Warga Memuncak: Ada Apa dengan Kamtibmas Polsek Sibiru-biru Terkait Judi Tembak Ikan?

Keresahan Warga Memuncak: Ada Apa dengan Kamtibmas Polsek Sibiru-biru Terkait Judi Tembak Ikan?DELI SERDANG Kabarnusa24.com – Praktik perjudian ketangkasan jenis meja mesin tembak ikan dan dadu putar kian marak dan beroperasi bebas tanpa hambatan di wilayah hukum Polsek Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang. Kondisi memprihatinkan yang terpantau pada Selasa, 18 Agustus 2026, telah memicu keresahan mendalam sekaligus tanda tanya besar dari warga mengenai komitmen monitoring wilayah oleh jajaran Aparat Penegak Hukum (APH) setempat.

Berdasarkan data investigasi lapangan, titik-titik lapak judi ketangkasan tersebut menyebar masif di tengah pemukiman warga dan warung ruko. Di Desa Rumah Gerat, aktivitas haram ini eksis di Dusun Berampu dan Dusun Rumah Gerat. Praktik serupa juga ditemukan mencolok di samping warung kopi Simpang Desa Ujung Beringin (Simpang Keloning), Desa Mbaruai. Ironisnya, mesin judi juga menyusup ke kawasan Gang Ikhlas serta area Gang Tanah Wakaf Desa Sidodadi, tepatnya berada di sekitar Areal Cafe Japet dan Cafe Keleng yang diduga juga menjadi sarang peredaran narkotika.

Keresahan Warga Memuncak: Ada Apa dengan Kamtibmas Polsek Sibiru-biru Terkait Judi Tembak Ikan?

Warga menilai fungsi monitoring kamtibmas yang dipimpin oleh Kapolsek Sibiru-biru, IPTU Indra Kristian Tamba sangat mandul. Setiap kali warga mengeluhkan aktivitas ini, penindakan dari Unit Reserse Polsek setempat dinilai tidak pernah serius dan selalu berakhir dengan hasil nihil atau “zonk” dengan alasan tidak menemukan bukti di lapangan.

 

Seorang narasumber perwakilan warga berinisial SB (45), warga Dusun Berampu, mengungkapkan kekecewaannya secara gamblang kepada awak media pada Selasa pagi (18/08/2026).

“Kami heran, kenapa lapak judi ini bisa bebas beroperasi tanpa takut hukum. Setiap ada desakan warga dan katanya ada penyisiran dari tim Reserse, hasilnya selalu kosong. Mesinnya tiba-tiba hilang disembunyikan pengelola, lalu besoknya dipasang lagi. Kami menduga kuat informasi penindakan ini sengaja dibocorkan oleh oknum. Kapolsek dan Kanit Reskrim sepertinya kurang memantau wilayahnya sendiri atau memang sengaja tutup mata,” cetus SB dengan nada kesal.

Kondisi ketertiban umum yang kian memburuk ini turut menjadi sorotan pihak pemerintahan daerah. Camat Sibiru-biru, Astri Lidwina Manullang, S.STP, MM, menyatakan prihatin atas situasi di wilayahnya. Pihak Kecamatan menegaskan akan segera berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam, terutama mendesak jajaran Polsek Sibiru-biru agar memberikan atensi serius terhadap penyakit masyarakat yang merusak ekonomi keluarga ini.

Lemahnya pengawasan di tingkat lokal membuat aliansi masyarakat bergerak melayangkan Pengaduan Masyarakat (Dumas) resmi ke tingkat yang lebih tinggi. Warga mendesak Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, M.Si dan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Muhammad Isral, SIK, MH untuk segera turun tangan melakukan evaluasi total terhadap kinerja personel Polsek Sibiru-biru yang dinilai “kecolongan” mengamankan wilayahnya.

Melalui desakan publikasi media cyber dan dumas ini, masyarakat menuntut adanya sanksi tegas dan penindakan konkret berupa operasi intelijen senyap (undercover). Aparat diminta memberikan peringatan keras serta menjatuhkan hukuman pidana bagi para penyedia lapak, pengelola, hingga bandar besar penyedia modal. Ketegasan hukum juga dituntut berlaku bagi para pengunjung yang mencari peruntungan nasib pada mesin judi tembak ikan tersebut. Rantai perjudian ini terbukti hanya membuat bandar kaya raya, sementara pengunjung yang bertaruh selalu berakhir buntung, melarat, dan memicu tingginya angka kriminalitas pencurian di tingkat desa. (Red)

 

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin