Indramayu, kabarnusa24.com
Dua remaja asal Kabupaten Cirebon, Saajidurrahman (16) dan Ade Aril (17), mengalami kebingungan saat perjalanan pulang setelah motor yang mereka kendarai mengalami ban bocor di wilayah Indramayu.
Keduanya sebelumnya mengantar seorang teman yang hendak bekerja sebagai nelayan di Eretan. Dalam perjalanan pulang, ban motor mereka tiba-tiba bocor di kawasan Kedokan Bunder.
Tak memiliki pilihan lain, keduanya kemudian mendorong sepeda motor hingga Juntinyuat untuk mencari bengkel tambal ban. Namun, usaha tersebut belum membuahkan hasil karena tidak menemukan bengkel yang masih buka.
Di tengah kebingungan, keduanya akhirnya menghubungi layanan darurat 110 untuk meminta bantuan.
Tak lama berselang, anggota Polsek Juntinyuat datang ke lokasi. Polisi kemudian mengangkut sepeda motor menggunakan kendaraan patroli dan membantu mencarikan bengkel tambal ban yang masih buka.
Tak berhenti di situ, petugas juga membantu membayar biaya tambal ban motor tersebut.
Bantuan itu membuat kedua remaja tersebut dapat kembali melanjutkan perjalanan menuju Cirebon.
“Terima kasih banyak kepada bapak polisi karena telah dibantu,” ujar Saajidurrahman.
Kisah sederhana ini menjadi contoh bahwa kepedulian dan respons cepat petugas dapat sangat berarti bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan di tengah perjalanan.







