Ansor Lumajang Ditantang Tak Sekadar Jadi Organisasi Pemuda, Tapi Penggerak Ketahanan Pangan
LUMAJANG, kabarnusa 24.com.Minggu,9/8/2026— Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Lumajang tidak ingin berhenti sebagai organisasi kaderisasi. Di bawah kepengurusan baru, Ansor ditantang turun langsung menjawab persoalan masyarakat, salah satunya melalui gerakan ketahanan pangan dan pemberdayaan pemuda di sektor pertanian.
Tantangan tersebut disampaikan dalam pelantikan Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Lumajang yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Jalan Alun-Alun Barat, Lumajang. Sebanyak 58 pengurus dilantik dalam acara yang dihadiri sekitar 200 undangan, termasuk jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar menegaskan, pemuda harus mengambil peran nyata dalam menjaga sekaligus mendorong kemajuan daerah.
“Saya senang berhubungan dengan pemerintah dan masyarakat, terutama dengan para pemuda. Ini penting, karena aktor pembangunan harus ada di mana-mana,” kata Indah.
Ia berharap GP Ansor dapat menjadi kekuatan pemuda yang produktif, ikut menjaga Lumajang, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Kita semua mencintai Lumajang. Kita semua ingin Lumajang ini maju dan berkembang,” ujarnya.
Indah juga menyinggung perkembangan sektor pariwisata Lumajang yang kini semakin dikenal luas. Menurut dia, potensi wisata daerah dapat menjadi pintu masuk bagi pertumbuhan ekonomi dan sektor-sektor produktif lainnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Lumajang Izuddin Syarif, M.H., menegaskan bahwa kepengurusan baru akan memberikan perhatian serius terhadap persoalan ketahanan pangan.
“Kita ingin menjawab tantangan masyarakat tentang ketahanan pangan. Pemuda harus bisa bekerja langsung dan mendidik masyarakat, bagaimana proses pertanian mulai dari pembibitan sampai panen,” ujarnya.
Menurut Izuddin, Ansor harus menjadi rumah besar bagi kader dan pemuda, sekaligus organisasi yang benar-benar hadir di tengah masyarakat.
“Ansor artinya penolong. Maka harus bisa menolong masyarakat sekitar,” katanya.
Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur Mustafa Safril menambahkan, pelantikan tersebut harus menjadi momentum bagi pengurus baru untuk segera bergerak menjalankan program strategis organisasi.
“Pelantikan ini sebagai trigger bagi teman-teman Ansor periode ini untuk melaksanakan tugas-tugas organisasi dan program-program strategis GP Ansor,” kata Mustafa.
Ia menyebut ketahanan pangan menjadi salah satu program strategis yang akan didorong melalui berbagai program inovatif di bidang pertanian.
Dengan kepengurusan baru tersebut, GP Ansor Lumajang diharapkan mampu membuktikan bahwa organisasi kepemudaan tidak hanya kuat dalam kaderisasi, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong pembangunan daerah.(D.S)







